Ticker

6/recent/Ticker-posts

Viral, Karyawan BUMD di Polman Kekakutan Saat Akan di Suntik Vaksin

Viral, Karyawan BUMD di Polman Kekakutan Saat Akan di Suntik Vaksin

POLEWALI, indometro.id - Suasana vaksinasi Covid-19 gelombang pertama di Gedung Gabungan Dinas (Gadis) Kabupaten Polewali Mandar mendadak heboh oleh teriakan histeris salah seorang pria saat menjalani suntik vaksin Covid-19, Rabu (17/3/2021).

Pria tersebut diketahui merupakan salah satu karyawan dari Badan Usaha Milik Daerah di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Dalam video yang beredar dimedia sosial berdurasi 2 menit 25 detik tersebut, pria ini mengenakan Kemeja putih  duduk di kursi dan dipegangi sejumlah karyawan lain, karena pria tersebut meronta ketakutan saat petugas vaksin mendekatkan jarum suntik kebahu pria tersebut.

Juru Bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Polewali Mandar, H Haedar mengimbau warga, agar tidak khawatir apalagi sampai takut jika akan diberi suntikan vaksin. Menurutnya, vaksin telah melalui uji klinis dan baik untuk kesehatan, “ Pelaksanaan vaksinasi sudah dilakukan uji coba klinis, sehingga aman untuk diberikan pada sasaran yang telah ditentukan. Jadi tidak usah ragu, ini untuk kebaikan kita, kesehatan kita, menjaga diri kita, keluarga kita dan orang lain agar terhindar dari penyebaran covid-19, “ ujar Haedar kepada wartawan di lokasi pelaksanaan vaksinasi, Rabu (17/03/2021).

Haedar menyebut, pelaksanaan vaksinasi kali ini menyasar sedikitnya 1500 pelayan publik, “ Jadi pelaksanaan vaksinasi hari ini bagi instansi vertikal, karyawan BUMN, BUMD ditambah dengan sisa OPD yang belum hadir pekan lalu. Jadi target yang diharapkan pada pelaksanaan vaksin hari ini, itu sebanyak 1500 pelayan publik, “ bebernya.

Rencananya, pada Kamis (18/03) besok, vaksinasi yang digelar untuk memutus rantai penularan virus corona ini, akan menyasar para guru, “ Kemudian besok dilanjutkan untuk pelayanan vaksinasi untuk guru SD, SMP, SMA, khusus untuk kecamatan Polewali, itu diperkirakan sebanyak 1200 orang ruru, “ ungkap Haedar.
 
Menurut dia, secara umum pelaksanaan vaksinasi di daerah ini berjalan lancar, kendati ada beberapa pelayan publik yang sempat merasakan gejala tidak nyaman, usai menerima suntikan vaksin, “ Selama pelaksanaan vaksinasi, kejadian yang terjadi itu kecemasan yang berlebih, sehingga yang bersangkutan itu merasa lemah dan sebagainya, setelah diberikan pertolongan itu hanya 1-2 jam mereka sembuh, dan masalah dalam pemberian layanan vaksinasi itu kami lakukan pemantauan, setelah dilakukan vaksinasi, “ beber Haedar.
 
Ia, berharap, proses vaksinasi untuk seluruh pelayan publik di daerah ini, dapat segera diselesaikan hingga pekan mendatang, “ Jadi, sehubungan dengan ketersediaan vaksin yang kami miliki, mudah-mudahan itu bisa direalisasikan semuanya dalam minggu ini, termasuk dengan pemberian (vaksin) kedua bagi pelayan publik dua minggu lalu, kami akan lakukan lagi minggu depan, “ tandas Haedar.
 
Kendati proses vaksinasi ini berjalan lancar, sayangnya, berdasarkan pantauan, banyak pelayan publik yang mengabaikan protokol kesehatan, saat melaporkan diri untuk divaksin. Mereka tampak berkerumun hingga berdesakan.

Artikel Terkait