Ticker

6/recent/Ticker-posts

Suharto Berjuang Untuk Bangka Belitung

Suharto Berjuang Untuk Bangka Belitung


Bangka Belitung, indometro.id - Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ibu Kotanya adalah Pangkalpinang. Pemerintahan provinsi ini disahkan pada tanggal 9 Februari 2001. Setelah dilantiknya Pj. Gubernur yakni, H. Amur Muchasim, SH (Mantan Sekjen Depdagri) yang menandai di mulainya aktivitas roda pemerintahan provinsi.

Suharto yang ikut serta memperjuangkan Provinsi Kepulauan  Bangka Belitung mengatakan, kepada media indometro di ruang kerjanya di  Diskepora Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (2/2/2021).

“Kalau saya melihat sistem Pemerintahan Republik Indonesia ini sepertinya, daerah ini tidak bisa bebas. Semua kiblatnya akan kembali ke pusat lagi. Sedangkan di era Presidennya Pak Soeharto, itukan otonomi daerah, harus mutlak di daerah dilakukan,” ungkap Suharto selaku rakyat yang ikut berjuang untuk Bangka Belitung ini.

Lanjut dia, semua yang mengatur pusat. Apa gunanya kewenangan yang diberikan pusat ke daerah?. Boleh saja kewenangan pusat menginterflasikan,  tapi dilihat dulu skalanya.”Apa yang ditentukan oleh izin-izin harus melalui pusat. Siapapun yang jadi gubernur, wali kota, dan bupati, sudah terikat benar dengan aturan-aturan itu,” tegas Suharto.

“Usia yang ke-20, usia remaja, butuh jati diri untuk menghidupi rakyat Bangka-Belitung ini,” pungkasnya.

Harapan kita dengan mandirinya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini,  ciptakanlah kader.-kader, generasi muda baik dari ASN maupun non ASN itu dibina dengan baik. Kalau Bangka Belitung sudah diisi kualitas SDM nya, terus Bangka Belitung itu miskin siapa yang salah?. Makanya benar di era Pak Eko Maulana Ali itu, ASN disekolahkan jadi doktor-doktor.”Alhamdulillah juga Pak Gubernur Erzaldi, juga telah memberikan kesempatan, silahkan sekolah dan ke depannya nanti harus digalakkan” lanjut Suharto bersemangat untuk memperjuangkan Bangka Belitung yang tercinta ini.

Terakhir Suharto menyampaikan, bahwa sebenarnya, bibit anak Bangka Belitung, orangnya cerdas, jadi dari sekarang, harus dipersiapkan para generasi penerusnya. Sehingga nanti kedepannya, jika generasi penerus cerdas, maka kita akan berani melawan kebenaran dan tantangan untuk kedepan memang, harus dipikir dari sekarang ini.

Misalnya, Bangka Belitung, kan punya wilayah laut, punya pertambangan,  harusnya kita juga mempersiapkan generasi yang ahli tentang kelautan, tentang pertambangan, tentang kehutanan, tentang perkebunan, tentang hukum. Sehingga ekonomi akan berjalan dengan baik.”Jadi harapan saya kedepannya, Bangka Belitung, kalau mau maju, harus berani bermimpi untuk membangun yang lebih baik lagi,  dan bekerjalah yang luar biasa kerjanya, tidak hanya biasa-biasa saja, itu yang kami harapkan,” ujar Suharto.

Intinya, kedepannya juga harus benar-benar memikirkan kesejahteraan rakyatnya, jangan sampai investasi di Bangka Belitung tinggi, tapi rakyatnya hanya jadi penonton.”Karena kalau rakyatnya jadi penonton nanti juga akan menimbulkan masalah,” tukas Suharto.

(ID)

Artikel Terkait