Ticker

6/recent/Ticker-posts

Kodim Bangli Kampanyekan 3M Dan 3T Serta Program Vaksinasi COVID-19

Kodim Bangli Kampanyekan 3M Dan 3T Serta Program Vaksinasi COVID-19


Bangli Bali, indometro.id - Untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan kepada masyarakat Kabupaten Bangli. Kodim 1626/Bangli bersama Tim Gabungan Pengendalian COVID-19 melaksanakan Operasi Yustisi dengan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang implementasi 3M dan 3T serta Program Vaksinasi COVID-19 tepatnya di Angkringan Jalan Erlangga, 100 X, Kelurahan Cempaga, Bangli, Jumat (22/01/2021) kemarin. 

Anggota Kodim 1626/Bangli bersama Tim Gabungan Pengendalian COVID-19 Kabupaten Bangli memberikan penyuluhan atau edukasi kepada masyarakat Kabupaten Bangli tentang Apa itu 3M dan 3T serta Vaksinasi COVID-19. 

Pemerintah akan melakukan program vaksinasi COVID-19 bagi masyarakat Indonesia dan program ini merupakan upaya penanganan Pandemi COVID-19 yang sampai dengan saat ini belum reda bahkan cenderung terus mengalami peningkatan.

Kampanye 3T (tracing, testing dan treatment) dan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) serta Vaksinasi COVID-19, harus terus digencarkan. Hal ini untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan penularan COVID-19.

Sementara Itu, Dandim 1626/Bangli Letkol Inf I Gde Putu Suwardana, S. I.P., mengatakan kegiatan tersebut untuk memberikan edukasi dan menggugah partisipasi masyarakat terhadap program pemerintah tentang vasinasi COVID-19 sekaligus mengingatkan akan pentingnya protokol kesehatan selama Pandemi COVID-19.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa 3M dan 3T serta persoalan vaksin dan vaksinasi ini dapat disimpulkan selain kondisi yang belum setabil,  pemeriksaan spesimen masih rendah dan kapasitas pemeriksaan tidak merata, Vaksin memang merupakan harapan namun yang lebih penting adalah meski ada vaksin, jangan sampai perilaku 3M dan 3T disepelekan dan dikurangi.

”3M dan 3T adalah kunci utama penanganan Covid-19. Kita perlu untuk terus menjalankan protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun), sedangkan, pemerintah terus menjalankan praktik 3T (tracing, testing, treatment) dengan dukungan semua lapisan masyarakat.” pungkas Dandim.

(Nugraha)

Artikel Terkait