Reduce bounce ratesindo Seribu Pohon Buah Tak Miliki Kesadaran, Lestarikan Alam - Indometro Media
☀️ --°C Medan
banner image

Seribu Pohon Buah Tak Miliki Kesadaran, Lestarikan Alam

Seribu Pohon Buah Tak Miliki Kesadaran, Lestarikan Alam


Semarapura Bali, indometro.id - Yayasan Sri Chandra Bhaerawa di Pasraman Sri Taman Ksetra menanam seribu pohon buah untuk menciptakan keharmonisan dan kelestarian alam.

Jika ciptaan Tuhan yang tidak memiliki kesadaran saja mampu menciptakan alam yang lestari dan menjadi sumber kehidupan, bagaimana dengan  mereka yang memiliki kesadaran ?

Inilah yang dilakukan Yayasan Padukuhan Sri Chandra Bhaerawa di Pasraman Sri Taman Ksetra yakni menanam pohon buah bersinergi dengan pihak Desa yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa Pikat, I Wayan Nevy Sudarsa. Minggu, (24/1) pagi.

Dalam penanaman pohon yang dilakukan, juga mengajak seluruh Sekaa Teruna dan pihak Karang Taruna Desa Pikat. Ada beberapa jenis pohon yang di tanam yaitu,   pohon durian pohon manggis, pohon jambu, pohon mangga, dan pohon alpukat. 

Ida Pandita Dukuh Celagi Dharma Kirti di Pasraman Sri Taman Ksetra yang hadir langsung pada penanaman pohon tersebut mengatakan menanam pohon adalah salah satu kewajiban umat hindu untuk menjaga lingkungan agar tetap asri, sehat dan kuat. Oleh karenanya sebagai umat hindu wajib melakukan hubungan baik terhadap sesama maupun kepada alam semesta. Semua perbuatan itu pun akunya akan berbakti kepada Ida Sanghyang Widhi Wasa.

"Menanam pohon Ini merupakan ajaran Dharma, tidak hanya melakukan sembahyang saja, tetapi harus membangun hubungan harmonis dengan sesama dan lingkungan alam," ucapnya.

Menanam seribu pohon buah dari kemurahan hati Pemerintah untuk penghijauan di Pasraman Sri Taman Ksetra dan di perbukitan Desa Pikat ini, merupakan bentuk nyata kepedulian umat Hindu terhadap ibu pertiwi.

"Inilah salah satu kegiatan sosial dari Yayasan Padukuhan Sri Candra Bhaerawa dalam melestarikan alam, selain melakukan donor darah dan tali kasih kepada sesama," Tuturnya.

Ida Pandita Dukuh menyebutkan masyarakat wajib memelihara kelestarian alam. Sehingga alam akan memberi manfaat yang lebih untuk kelangsungan hidup manusia. 

"Kalau kita merusak  alam nanti gantian alam akan merusak hidup kita, maka alam harus dijaga,"Pungkasnya.

Sementara Kepala Desa Pikat, I Wayan Nevy Sudarsa sangat mengapresiasi adanya program penaman pohon. Meski ditengah pandemi covid-19 namun tetap mematuhi Prokes dengan didampingi pihak Kamtibmas. "Kami sangat mengapresiasi adanya penanaman pohon ini. Selain membuat hijau juga akan bermanfaat nantinya bagi hewan yang ada di areal bukit desa terutama kera," ujarnya.

Dalam penanaman pohon pun pihaknya mengajak generasi milenial yakni pihak sekaa teruna dan karang taruna Desa Pikat. Penanaman pohon diharapkan mampu menjaga ekosistem alam yang baik akan membawa kesehatan yang baik pula bagi umat manusia.

(Nugraha)

Posting Komentar untuk "Seribu Pohon Buah Tak Miliki Kesadaran, Lestarikan Alam"

Berita Terkini

UPDATE BERITA
Berita Terbaru LIVE
  • Memuat berita...
Berita Terkini UPDATE
  • Memuat berita...
Ads :

INDOMETRO MEDIA

Media promosi untuk bisnis, usaha, produk dan jasa Anda

SLOT IKLAN
📢
PASANG IKLAN DI SINI

Promosikan bisnis, produk atau jasa Anda melalui INDOMETRO MEDIA.

Harga mulai Rp50.000
Klik untuk informasi & pemesanan
PROMO
📣
PASANG IKLAN DI SINI

Jadikan brand Anda lebih dikenal oleh pembaca INDOMETRO.

Harga mulai Rp50.000
Klik untuk informasi & pemesanan
BUSINESS
💼
PASANG IKLAN DI SINI

Pilihan promosi untuk UMKM, perusahaan dan pelaku usaha.

Harga mulai Rp50.000
Klik untuk informasi & pemesanan
PREMIUM
🚀
PASANG IKLAN DI SINI

Tingkatkan visibilitas brand Anda bersama INDOMETRO MEDIA.

Harga mulai Rp50.000
Klik untuk informasi & pemesanan