Ticker

6/recent/Ticker-posts

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Bangka Belitung gelar Audiensi dengan DPD PDIP

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)


Pangkalpinang, indometro.id – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Bangka Belitung gelar Audiensi dengan DPD PDIP Babel yang dihadiri oleh Ibu Mehoa selaku Ketua DPRD Kabupaten Bangka Tengah, juga Didit Srigusjaya Ketua DPD PDIP Babel, Subuh Ketua FKUB Islam, Anwar Nasution Katolik, Carlie Budha, dan Hengkie Konghucu. Selasa(12/01/2021).

Adapun dari FKUB APBD harus ada dana hibah Rp150.000.000 dan meraih Harmoni Award FKUB 5 terbaik di Indonesia Konferansi FKUB serta sebagai tuan rumah lebih menitik perhatian khusus kepada pemuda (lintas pemuda).

Kemudian dengan MUI, NU, Muhamadiah Babel, Keuskupan, Budha, Konghucu, kita tidak mengambil langkah Radikalisme yang ada akan menjaga pelangi tetap ada di Babel Rumah Nasionalisme Bersama-sama FKUB minta saran dengan langkah-langkah yang baik.

Kami menyampaikan kepada Ketua DPRD tentang hak anggaran dan Peranan FKUB harus mendukung anggaran untuk FKUB dalam kegiatan yang sangat mulia. Kebanggaan negara Indonesia adalah menjaga keberagaman yang ada dan harapan kedepan FKUB dapat memegang peranan penting.

“Minta masukan langkah-langkah PDI-Perjuangan dalam merawat kerukunan, kebhinekaan, Tanggung jawab kita sebagai Partai Politik,” ucap Ketua FKUB Subuh.

“Ada faktor ekonomi seperti kemiskinan yang memicu seseorang menjadi Radikal dan faktor sosial seperti kebodohan serta mensosialisasikan pentingnya pendidikan Satu rumah 1 sarjana,” lanjutnya.

Kemudian Subuh juga mengatakan, “jangan takut dayang tue (perawan tua), jika ekonomi sosialnya baik pasti dapat jodoh Ini disampaikan lewat dewan pendidikan”.

Kemudian Mehoa selaku Kabid Ekonomi FKUB Babel juga sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bateng menyampaikan, “generasi tema unggulan ada kerjasama dengan Wakil Ketua Bidang Pemuda dalam informasi yang baik tentang 4 pilar kebangsaan ini. Sehingga sekiranya anggaran yang ditoleransi beragama Itu pluralisme”.

Kemudian Ketua DPRD kabupaten Bangka Tengah ini kerap disapa Ibu Mehoa menambahkan, “Medsos luar biasa persekusi ditanggap anak muda yang labil dan akan membentuk Forum Komunikasi Pemuda Lintas Agama dan Jangan salah dalam memaknai toleransi.

Jangan mengomentari agama orang lain. Tidak adanya penistaan agama. Melakukan dialog yang efektif, pelopor dialog dan dialog yang kreatif & komunikatif”. tutupnya. 

(ID)

Artikel Terkait