Ticker

6/recent/Ticker-posts

Derita Seorang Ibu, Butuh Uluran Tangan Dermawan

Derita Seorang Ibu, Butuh Uluran Tangan Dermawan


Bangka Belitung, indometro.id - Malang betul nasib ibu 4 anak ini. Sudah komplikasi penyakit jantung, hati, ginjal dan diabetes sudah 5 tahun. Ibu Aslamiah (50) ini dirawat anaknya Kiki Rizki Adiyati (Kiki) di rumahnya, Jum’at (08/01/2021).

Tubuh lemah terbaring di ruang tengah rumah yang berdinding papan semi permanen, yang terletak di Jalan Gang Timur Dusun 1 Desa Penahan Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Banyak warga yang datang melihat. Semakin hari kondisi kesehatan Aslamiah (50) semakin parah.

“Sering sekali keluar masuk rumah sakit tapi kondisi ibu masih seperti ini. Mulai makin terlihat parah di Bulan September 2020 lalu dirawat di RS Dan sekarang hanya bisa dirawat di rumah karena Pandemi Covid-19,” tutur Kiki lirih saat ditemui. 

Kami sudah tidak tahu lagi harus berbuat apa. Pengobatan telah kami lakukan baik ke RS ataupun alternatif. Biaya sudah habis banyak tapi belum ada perubahan.

“M. Arfan (58), Ayah kami tidak bisa lagi bekerja sekarang. Paling pergi ke kebun sebagai aktivitas sehari-hari. Semenjak saya SMA ayah sudah sakit Lambung. Jadi sudah tidak bisa kerja berat lagi. Mau tidak mau saya dan Kakak saya yang harus cari nafkah,” ucap Kiki dengan nada sedih.

“Untuk kebutuhan sehari-hari saya jualan Es di depan rumah biar bisa sekalian rawat ibu saya yang sakit,” tutur Kiki.

“Semenjak dirawat dirumah biaya obat beli sendiri. Biaya obat saja mencapai Rp200.000/Minggu. Ya, kita harus bertahan dan terus berusaha,” ucap Kiki lirih.

Bagi Bapak/Ibu, Saudara/Saudari, Kakak/Adik dan Pemerintah Babel khususnya Kabupaten Bangka serta masyarakat Indonesia, yang mau membantu keluarga Kiki bisa donasi langsung ke Rekening BRI 576501014610533 AN. Kiki Rizki Adiyati (Kiki) atau bisa menghubungi Nomor telepon 0831 6350 6420 dan WhatsApp 0853 8222 2393.

Kiranya bisa membantu dan meringankan sedikit beban keluarga Kiki.

(ID)

Artikel Terkait