Ticker

6/recent/Ticker-posts

Bupati Aceh Selatan menyerahkan bantuan Mesin Peralatan dan modal usaha Secara simbolis

  penyerahan simbolis oleh bupati Tgk Amran kepada penerima peralatan dan modal usaha, Kamis (14/01/2021

Tapaktuan, indometro.id - Pemerintah Aceh Selatan (Pemkab) melalui Dinas Perdagangan Usaha Kecil Menengah dan Koperasi (Disdagperinkop) Aceh Selatan menyerahkan Bantuan Peralatan dan modal usaha  bagi masyarakat Aceh selatan secara simbolis di gedung pertemuan Rumoh Agam Tapaktuan, Kamis (14/01/2021).

Turut hadir Sekdakab H Nasjuddin SH MM, para Asisten, Staf Ahli, Wakil Ketua II DPRK Ridwan dan Ketua Komisi II DPRK Hadi Surya S.TP MT, para kepala SKPK, dan undangan lainnya.

Bupati Aceh selatan dalam sambutan nya menyampaikan, Pademi Covid-19 yang belum berakhir dan  berkesudahan, Menganggu semua kehidupan. Dari kondisi kesehatan, pendidikan, hingga kondisi ekonomi. Dampak pedemi Covid-19 secara makro, antaran lain dari sisi  ekonomi dimana berawal dari menurunnya daya beli masyarakat, yang berakibat menurunkan produksi, dan akibat ini akan menurunkan pendapatan  yang di peroleh.


       Penyerahan bantuan oleh Wakil ketua DPRK Aceh selatan, Ridwan.

Kondisi ini membawa dampak semakin menurunnya Minat pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya. Namun di tengah kondisi itu pemerintah kabupaten Aceh Selatan terus tetap memberikan pembinaan berupa pelatihan, bantuan mesin, bahan, peralatan, serta modal usaha kepada para pelaku usaha UMKM.
Yang semuanya itu adalah untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha nya.

Secara keseluruhan jumlah usaha yang di berikan kepada masyarakat (pelaku usaha mikro) pada tahun 2020 sebanyak 2.281 unit dan paket dari berbagai jenis mesin dan peralatan seperti mesin jahit, perlatan industri makanan, alat pangkas, mesin tebu, mesin kopi, gerobak dorong, dan lain sebagainya dari berbagai sumber     
Anggaran nyakni Apbk, Did, Doka, dan dari  kementerian perdagangan dan kementerian perindustrian.


Untuk modal usaha, Pada tahun anggaran 2020 melalui sumber dana insentive daerah (DID) khusus di berikan kepada para pedagang kakilima (nyak-nyak) yang berjualan pada pasar tradisional (membuka lapak, yang masing-masing bantuannya sebesar Rp 1.000.000,- perpedagang (perorang) sebagai tambahan modal usaha.

Jumlah penerima bantuan secara keseluruhan sebanyak 328 pedagang kakilima (nyak-nyak) yang tersebar pada kecamatan yang memiliki pasar tradisional.

"Sementara Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran, Berharap kepada penerima mesin, perlatan dan usaha. Manfaatkanlah sebaik-baiknya  di jaga dan di rawat dengan baik dan tidak di perjual belikan, jangan sempat setelah kami berikan nanti pulang di kampung sudah ada penerima pihak yang lain dengan berbagai alasan.

Kemudian, Kepala Disdagperinkop dan UKM Aceh Selatan, Teuku Harida Aslim SE MM menyampaikan, penyerahan mesin peralatan dan modal usaha ini merupakan realisasi program kegiatan Tahun 2020, dan sebenarnya penyerahan oleh pak Bupati secara simbolis kita laksanakan pada bulan lalu, tetapi kesempatan ini baru sekarang dapat terlaksana, karena ada sesuatu dan lain hal, ujarnya.















Artikel Terkait