Ticker

6/recent/Ticker-posts

Viral! Seorang TKI Asal Medan Dibunuh Dengan Tragis Dan Pulang Dengan Gelar Ustadzah

Lisa, TKI asal Medan dibunuh dengan tragis oleh seorang pemuda yang diduga asal Indonesia.

Medan, indometro.id - Seorang TKI yang mengadu nasib di Malaysia, bernama Kesuka Hayati Aulia Sirait(14). Wanita yang biasa dipanggil Lisa ini dikabarkan meninggal dunia dengan cara yang tragis. 

Lisa dibunuh oleh seorang pria yang diduga juga seorang pria kebangsaan Indonesia yang diduga mengadu nasib di Malaysia. 

Menurut Ibu Lisa, Sri Dewi (47), Lisa adalah seorang yang berkepribadian yang sangat baik dan peduli pada keluarganya. Lisa selalu mengumpulkan sedikit dari pendapatannya untuk melanjutkan sekolahnya di Indonesia. 


Hampir tiap hari Lisa dan Dewi berkomunikasi dengan cara Video Call, dalam tiap perbincangan Lisa selalu mengatakan bahwa nanti ketika ia pulang dari Malaysia, ia sangat ingin menjadi seorang Ustadzah.


Dikatakannya, Lisa anak yang tidak pernah meninggalkan salat lima waktu, dia selalu mengingatkan Dewi agar tidak meninggalkan salat.


"Sampai yang terakhir dia keluar dari rumah majikannya yang dulu, dibawanya mukenah yang kami bawakan dari sini. Selain itu ditinggalnya," katanya.

Lisa juga seorang anak yang penurut dan sayang terhadap orang tua.

Dalam pengakuan Dewi, Lisa selalu mengirimkan sedikit uang hasil kerjanya kepada Dewi, meskipun ia rela menggunakan sepatu rusak.


"Saya masih ingat, waktu itu dia pernah mengirimkan uang ke-sini (ke Dewi). Padahal kata kakaknya dia nggak punya uang, bahkan sepatunya yang sudah bolong tetap dipakai olehnya," katanya.

Dalam pengiriman uang tersebut, Lisa berpesan agar uang yang dikirimnya dimanfaatkan untuk sekolah adik-adiknya.


"Biar adik-adiknya bisa sekolah, meskipun dia sudah putus sekolah," katanya.

Selain penuturan Dewi, Seorang tetangga yang datang kerumah duka juga mengatakan hal sama. Dikatakan pria berbadan gempal itu bahwa Lisa memiliki sosok anak yang periang.


"Anaknya ramai, selalu membuat orang tersenyum dan tertawa kalau datang," kata pria tersebut.

Hingga saat ini, keluarga masih menantikan jenazah korban datang ke Indonesia dan akan di semayamkan tidak jauh dari rumah.


(Andreas)

Artikel Terkait