Ketika Gairah Menulis Mulai Menurun, Apa yang Bisa Dilakukan?


Kehilangan gairah atau mood banyak terjadi pada kalangan penulis. Beberapa penulis mengakui gairah menulis muncul dan tenggelam, gairah yang demikian dapat menganggu produktivitas.
Untuk memecahkan problem ini kita harus mulai dengan memperhatikan apa sih yang menjadikan seorang penulis kehilangan sinarnya. Setelah tau penyebabnya barulah kita tau bagaimana menemukan alternatif atau jalan keluar dan solusinya. Sama halnya dengan dokter yang mengetahui penyebab penyakitnya terlebih dahulu barulah dapat menentukan obatnya. 

Ada tiga hal yang menandai bahwa seseorang kehilangan gairah menulis.  Yuk simak apa aja sih 3 tanda tersebut !



1. Malas menulis 

Kehilangan gairah menulis karena faktor malas menulis adalah salah satu penyakit banyak orang, setuju ? Banyak ide yang sudah terencana namun tak dapat terwujud. Banyak gagasan yang hanya tinggal gagasan saja karena terhambat oleh sifat malas ini. Sifat ini lah yang dapat mengecam seseorang dalam menekuni suatu bidang yang sedang dijalaninya. Apapun itu keinginan dan kemauan anda sudah ada tapi tidak pernah terwujud.

Sifat ini kalau terus di pelihara akan menyebabkan kinerja anda menurun. Jangan biarkan rasa malas menguasai anda. Lawan kemalasanmu dengan sebuah tekat.  Jika sudah membuat tekat, kamu akan semangat lagi untuk menulis kembali. Tekat itu bisa saja berbentuk target yang ingin kamu capai kedepannya. Misalnya kamu ingin menjadi seorang novelis ternama di Indonesia maka kamu harus terus melatih kemampuan menulismu.
Selain itu kamu bisa membuat jadwal tertentu untuk sedikit memaksa dirimu agar tetap ,menulis.
Untuk mendukung ini kita bisa sedikit paksaan diri terutama diawal dengan  coba untuk mematuhinya.
Jadwal ini akan memandu kita uintuk segera menulis dan tidak menunda-nundanya lagi.
Akan tetapi jangan sampai aturan ini di langgar dan hanya tinggal jadwal semata.


2. Bosan Menulis

Kehilangan gairah menulis karena bosan menulisitu biasa. Kejenuhan bisa terjadi pada siapa saja, apakah anda pernah mengalami nya? Jangan khawatir anda tidak sendiri. Mengalami kebosanan saat menulis  membuat kita tidak bisa menjamin apakah tulisan kita akan selalu mantap atau stabil. 
 
Nah bila terjadi  kejenuhan itu  apa yang mesti kita lakukan? Mungkin kejenuhan itu terjadi karena tulisan yang anda buat hanya menggunakan tema yang itu itu saja. Apabila kita menulis dengan tema yang itu itu saja dalam waktu yang lama tidak bisa dipungkiri kita merasa jenuh. Mengapa anda tidak coba mengambil tema yang berbeda?Temukan tema yang berbeda agar tercipta suasana menulis yang baru. 



3. Fokus pada kesibukan Utama

Kehilangan fokus pada kegiatan menulis karena diri lebih fokus pada kesibukan yang lain. Dalam kehidupan ini banyak sekali problematika yang mesti kita  hadapi dan kita tangani. Adapula sejumlah pekerjaan yang secara sendiri-sendiri atau bersamaan mesti kita hendel.

Belum lagi pekerjaan yang begitu besar dan menantang dan berisiko yang hadir dalam satu waktu yang menuntut totalitas fokus kita. Akibatnya aktivitas menulis kita terganggu.
Kita butuh uang, butuh  makan dan materi lainnya untuk tetap hidup dan menjalani kehidupan ini kalau anda memproitaskan  hal penting dan utama ini di luar menulis, siapa yang akan menyalakan tidak ada bukan?

Nah kegairahan menulis menjadi pudar hanya karena perhatian kita tersita oleh pekerjaan yang lebih prioritas maka jangan pernah khawatir. Karena menulis hanya menjadi pekerjaan tamabahan saja. JAdi jika ada yang lebih penting maka selesaikan terlebih dahulu, dan anda dapat menulis kembali ketika anda memiliki banyak waktu senggang.


 Penulis: Indah Rahayu
Baca Juga :

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama