PC PMII Lubuklinggau Menghadiri MUSPIMDA di Palembang

 

PC PMII Lubuklinggau Menghadiri MUSPIMDA di Palembang

Musirawas .imndometro.id - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia PMII Cabang Lubuklinggau menghadiri Musyawarah Pimpinan Daerah (MUSPIMDA) yang berlangsung selama Tiga hari, dari tanggal 26-28 November 2020. bertempat di Hotel Best Skip,Palembang,Sumatera Selatan.

Ketua PMII Cabang Lubuklinggau Taufik Isbani,saat di hubungi jurnalis indometro,jumat,(27/11/2020) menjelaskan bahwa Musyawarah pimpinan daerah merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh pengurus koordinator cabang.

 Forum muspimda adalah forum tertinggi ke dua setelah konkorcab. Muspimda yang dilaksanakan tgl 26-28 November 2020 di hotel skip palembang dengan tema PMII sumsel bersatu untuk maju. 

Dalam Muspimda kali ini kami PC PMII lubuklinggau mengirim 3 utusan yg terdiri dari ketua cabang, ketua kopri dan ketua 1

Acara secara resmi dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan Bpk.H.Herman Deru.

Saya selaku Ketua Cabang PMII kota lubuklinggau berharap kegiatan ini mampu menemukan gagasan gagasan baru untuk PMII sumsel lebih maju kedepan.ucapannya.

Ditempat yang sama, Dewan Pembina PMII Sumsel Drs Ramlan Holdan mengungkapkan, PMII Sumsel yang merupakan Organisasi harus mempunyai modal keIslaman, maka nilai-nilai keIslaman tersebut harus ditanamkan di diri kader-kader PMII.

“Islam itu Aqidah dan Syari’ah, maka dari itu harus dijadikan dasar untuk kader-kader PMII. Aqidah tersebut mengandung nilai-nilai keimanan dan keimanan ini mutlak 6 perkara yaitu rukun Iman. Sedangkan Syari’ah merupakan komponen ajaran Islam yang mengatur tentang kehidupan seorang muslim baik dalam bidang ibadah (habluminAllah) maupun dalam bidang muamalah (hablumminannas) yang merupakan aktualisasi dari akidah yang menjadi keyakinannya,” ungkapnya

Aqidah, Syari’ah, yaitu Akhlak merupakan trilogi ajaran Ilahi yang menempati posisi yang sangat sentral dalam ajaran Islam. Dalam kehidupan beragama dan dalam berbagai dimensi kehidupan yang lainnya antara ketiganya juga mempunyai kaitan erat, satu sama lain tidak dapat dipisahkan.

“Tanpa pengamalan ketiga hal ini, tidak akan mengkin kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk ini bisa aman, tentram, dan sesuai dengan tuntutan ideal agama. Oleh karenanya, Aqidah, Syari’ah, dan Akhlak idealnya bisa menjadi terilogi ajaran Ilahi yang dapat terealisasi dalam kehidupan beragama dan kehidupan sosial seorang muslim secara utuh,” tutupnya.

(Musyanto)

Baca Juga :

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama