Ticker

6/recent/Ticker-posts

Masyarakat Awasi Proyek Turap Kebun Nopi

Iwan Pengawas Proyek


Riau .indometro.id - Masyarakat Kuantan Singingi, Riau bersama - sama mengawasi proyek pembangunan turap kebun napi yang menelan anggaran Rp28 miliar tahun 2020. Jika kualitas kurang baik khawatir tidak bisa bertahan lama.

Proyek yang menggunakan dana APBN Riau untuk mendukung objek wisata Danau Kebun Nopi (Bendungan Lubuk Ambacang I) sedang dilakukan perbaikan akibat abrasi. Dengan dibangun Turap Tebing, sepanjang 1.377 meter dan lebar 183 meter dengan total keseluruhan 1.560 meter, yang dilaksanakan oleh PT Tarum Jaya Mandiri (PT. TJM).

"Jika terdapat kelalaian, akan dilaporkan ke penegak hukum," kata salah satu warga Kuansing Hendi di Teluk Kuantan, Sabtu.

Kebun Nopi (objek wisata) adalah satu aset milik Kuansing untuk sejumlah kegiatan bukan saja wisata tetapi sejumlah event nasional. Jika pembangunan asal asalan maka sangat beresiko terjadi longsor. 

Masyarakat tak perlu khawatir, karena tanpa di awasi khawatir, bisa saja pekerjaan tidak sesuai harapan, semua bertujuan agar pembangunan lebih baik.

"Keterbukaan, pengawasan itu penting, ini menggunakan uang negara," tegasnya.

Iwan salah satu pengawas proyek diminta keterangannya menyebutkan, bahwa pihaknya yakin kegiatan akan selesai tepat waktunya. Katanya, perusahaan ini memiliki modal besar, bahkan memanfaatkan tenaga kerja lokal untuk membantu  pekerjaan.

"Kami memiliki modal, maka yakin bisa selesai," ujarnya.

Proyek pekerjaan perkuatan telong genangan bendung di Lubuk Ambacang Kuansing tahun 2020 bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), dengan waktu pekerjaan selama 180 hari kalender. Satuan Kerja Balai Wilayah Sungai Sumatra III, konsultan pengawas PT. Riau Mukti Cipta Dimensi dan CV Adhitama Karya.

Pjs Bupati Kuansing Roni Rakhmat menyebutkan, semua kegiatan pembangunan di Kuansing harus berjalan lancar, pihak kontraktor harus menjaga kualitas pekerjaan.

"Saya minta tak ada yang menyalahi aturan, pegang teguh standarisasi pekerjaan," tegas Roni.

Roni juga menyebutkan, masyarakat dan semua pihak harus empati dan peduli, serta mengawasi jalannya kegiatan pembangunan.

(asri)

Artikel Terkait