Foto ‘Manuk Emprit’ Tidak Senonoh Mirip Bupati Anas Lukai Hati Masyarakat Banyuwangi

Baca Juga


Banyuwangi .indometro.id – Tersebar luasnya foto tidak senonoh mirip Bupati Anas, dianggap telah melukai hati masyarakat Banyuwangi. Reaksi masyarakat bawah pun terus bermunculan. 

Terkini, Direktur Kaukus Advocat Muda Indonesia, Muhammad Amrullah SH, M Hum, akan mengirim surat klarifikasi kepada bupati anas atas foto yang banyak disebut dengan foto ‘Manuk Emprit’ itu.

“Kami mendesak Bupati Banyuwangi mengklarifikasi foto yang sedang ramai diperbincangkan, foto yang tidak senonoh, foto yang melanggar asusila,” kata Amrullah, Rabu (25/11).

Menurutnya, seorang kepala daerah harus bersih dari rumor baik dari norma keasusilaan maupun kepatutan.

“Oleh karena itu kami mendesak Bupati Banyuwangi agar mengklarifikasi foto itu benar atau rekayasa. Karena ini penting bagi masyarakat Banyuwangi. Karena ini menyangkut marwah, menyangkut kehormatan masyarakat Banyuwangi,” ulasnya.

Sosok Bupati Anas, masih Amrullah, adalah simbol penguasa sekaligus simbol masyarakat Banyuwangi.

“Bahkan bupati anas itu kami melihat sebagai seorang tokoh yang patut kita cintai. Akan tetapi beredarnya foto itu sangat menciderai kami, melukai kami masyarakat Banyuwangi,” tegas advokat asal Desa Pondoknongko, Kecamatan Kabat itu.

Amrullah mengaku surat klarifikasi terkait foto tidak senonoh, akan dikirim kepada Bupati Anas kamis besok. Dan jika dalam waktu 3 x 24 jam Bupati Anas tidak melakukan klarifikasi, dia mengancam akan melakukan gugatan ke pengadilan atas norma kesusilaan.

Tentang beredarnya foto yang trend dengan sebutan foto ‘Manuk Emprit’, juga memancing reaksi Ketua Banyuwangi Coruption Watch (BCW), Masruri. Pada Senin, 23 Nopember 2020, dia mengirim surat permohonan hearing ke DPRD Banyuwangi.

Menurutnya, fenomena foto tidak senonoh mirip Bupati Anas tidak ada kaitanya dengan Pilbup Banyuwangi. Karena Bupati Anas bukan paslon. Dan beredarnya foto yang menyakiti hati masyarakat Banyuwangi itu dianggap bukan masalah Bupati Anas saja. Tapi menyangkut nama baik daerah dan nama baik masyarakat. Bupati Anas juga seorang pejabat publik yang memiliki tanggung jawab kepada Negara dan Masyarakat. 

(Agung)

Berikan Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama