Ticker

6/recent/Ticker-posts

Deny Andrean, "Sudah Tepatkah Mess Mahasiswa Sebagai Solusi ?"

Kantor Wali Kota Tebing Tinggi


indometro.id - Suasana hangat yang sedang terjadi di Kota Tebing Tinggi, kendati statemen Bapak Walikota Umar Zunaidi Hasibuan di beberapa media, yang memprogramkan 2021 Pemko Tebing Tinggi berencana mengadakan Mess untuk para Mahasiswa yang belajar di luar Daerah Kota Tebing Tinggi.

Kendati niat mulia Walikota Tebing Tinggi tersebut banyak kalangan termasuk kaum muda yang menyorot program tersebut, seperti Deny Andrean salah satu pegiat pemuda Kota Tebing Tinggi yang mempertanyakan apakah pengadaan Mess tersebut adalah solusi.

Kita melihat dasar berfikirnya terlebih dahulu, apa yang mendorong pemerintah kota untuk mengadakan fasilitas mess tersebut, dimana urgentnya, ujar Deny Andrean kepada media.

Kendati bapak walikota dalam statementnya mengatakan bahwa semangat mahasiswa yang kuliah di luar kota harus dijaga, namun masih juga menjadi pertanyaan besar apakah itu Solusi ?

Saya kira kita harus lebih berfikir bijak, urgentnya dimana sehingga mess itu harus ada, saya lebih berharap, walikota janjikan adanya perguruan tinggi negeri di Kota Tebing Tinggi, itu lebih solusi menurut saya, di samping generasi muda yang tidak bisa kuliah ke luar kota, juga bisa mendongkrak geliat ekonomi kita di Kota kita ini, ujar Deni Andrean.

Ditambah dengan gambaran akan penyediaan mess tersebut, yang letaknya dimana ? Berapa titik ? Kapasitas berapa ? Mampukah menampung seluruh mahasiswa Kota Tebing Tinggi yang kuliah di luar Kota.

Semua itu kan harus direncanakan dengan baik, agar pula menghasilkan yang baik, jangan tiba-tiba  melakukan program hanya untuk pengadaan proyek, yang notabene tidak memiliki nilai geliat ekonomi, cukup sudah beberapa pembangunan yang gagal perencanaan sehingga mengakibatkan total lose dan berpotensi kerugian keuangan negara di kota kita ini, ujar Deny Andrean.

Jadi akhirnya tetap menjadi pertanyaan apakah pengadaan Mess itu solusi, seharusnya Pemko Tebing Tinggi lebih luas dalam berfikir segala aspek harus di lihat, adakah pembangunan mess tersebut sebagai Solusi bagi anak Tebing Tinggi yang tidak dapat kuliah ke luar Kota, atau dapat mendorong geliat ekonomi kita, nah dalam dua contoh ini saja, terjawab bahwa itu bukan solusi, tambah Deny Andrean.

(DA)

Artikel Terkait