Ticker

6/recent/Ticker-posts

Bedah Rumah Sasaran TMMD Ke 109 Kodim Badung Tuntas 100 Persen

Bedah Rumah Sasaran TMMD Ke 109 Kodim Badung Tuntas 100 Persen


Denpasar(Bali) .indometro.id - Hasil yang sangat baik dilakukan oleh Satgas TMMD Ke 109 Kodim 1611/Badung dimana 2 unit bedah rumah sasaran fisik TMMD telah berhasilkan dituntaskan selesai 100 persen. 

Bedah rumah yang sudah diselesaikan adalah milik warga I Wayan Riki dan I Wayan Wardana yang keduanya merupakan Banjar Kertajiwa, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur. 

Hal ini dijelaskan oleh Dansatgas TMMD Ke 109 Kodim 1611/Badung Kolonel Inf I Made Alit Yudana. Dirinya mendapatkan laporan bahwa pengerjaan Bedah rumah bagi 2 warga masyarakat Banjar Kertajiwa, Desa Kesiman Kertalangu telah selesai. Yang cukup menggembirakan bahwa pengerjaan lebih cepat selesai dari perkiraan waktu sebelumnya. 

"Selaku Dansatgas TMMD Ke 109 Kodim 1611/Badung, saya mengapresiasi semangat kerja para personel di lapangan", jelasnya, yang juga mengkonfirmasi sejauh ini berbagai pengerjaan sasaran fisik masih berjalan lancar serta kondisi Personel Satgas tetap aman dan sehat, termasuk kebersamaan dengan warga bahu-membahu tetap kondusif.

Kolonel Alit Yudana juga menjelaskan sampai pada hari ke 18 (Jumat, 09/10/2020) pelaksanaan TMMD pengerjaan sasaran fisik berupa pembangunan 2 unit jembatan dengan panjang 3 meter dan lebar 2 meter sudah mencapai 94 persen. Kemudian perabatan jalan sepanjang 500 meter dengan lebar 2,4 meter dengan volume 600 meter kubik telah tergarap mencapai 40 persen. Untuk pembuatan senderan atau decker dengan panjang 700 meter, lebar atas 0,4 meter, lebar bawah 0,8 meter, tinggi 2 meter dengan volume 593,04 meter kubik telah mencapai hasil 61 persen.

Sementara di lokasi kegiatan Pasiter Kodim 1611/Badung Mayor Inf Made Mustika mengatakan sejauh ini semua sasaran baik itu sasaran fisik maupun non fisik dapat berjalan berbarengan. Siang hari semua Personel Satgas fokus pada pengerjaan sasaran fisik, sementara pada malam hari sesuai jadwal maka diisi dengan pelaksanaan sasaran non fisik berupa sosialisasi ataupun penyuluhan yang melibatkan dari berbagai instansi terkait, seperti pihak Kodim 1611/Badung, Kepolisian dan juga instansi Pemerintah Kota Denpasar. 

Dirinya hanya mewanti dalam beberapa hari belakangan hujan mulai turun, jangan sampai menjadi kendala dalam pengerjaan sasaran fisik di lapangan.

Terkait sudah tuntasnya pengerjaan Bedah rumah, dua warga yang mendapat bantuan bedah rumah yaitu  Wayan Riki dan I Wayan Wardana sangat berterima kasih kepada pihak Satgas TMMD Kodim 1611/Badung.

"Kami berdua sangat berterima kasih kepada Satgas TMMD, rumah kami saat ini sudah selesai dibedah dan dibenahi dan tentunya menjadi layak untuk ditempati, matur suksma banget sampun puput sareng-sareng dikerjakan (terima kasih sekali, sudah selesai dikerjakan dan ini kita lakukan bersama) ", ucap I Wayan Riki dengan wajah senang dan bersyukur.

Warga lainnya I Nyoman Wardana yang kesehariannya bekerja sebagai petani Banjar Kertajiwa, mengatakan adanya Satgas TMMD Ke 109 Kodim 1611/Badung di wilayah desanya, dirinya merasa senang bisa bergaul dekat dengan anggota TNI. 

"Saya dan warga sangat mendukung sekali program TMMD Ke 109 Kodim 1611/Badung dimana Bapak-Bapak TNI bersama warga membangun jembatan, merabat jalan, membuat senderan dan bedah rumah warga kami", ujarnya.

Sebagai petani dirinya melihat apa yang dikerjakan Satgas TMMD Ke 109 Kodim 1611/Badung telah memberikan manfaat dan sumbangsih kepada para petani di Desa Kesiman Kertalangu.

"Pas kebetulan juga sawah saya berdekatan dengan pembangunan senderan serta akses jalan yamg dibangun untuk mempermudah bisa ke sawah, terima kasih kepada Bapak-Bapak TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD Ke-109 Kodim 1611/Badung", sambungnya

Ke depan bila sudah selesai jembatan dan jalannya akan banyak masyarakat yang memanfaatkan sebagai lintasan olahraga bahkan foto-foto dengan latar belakang sawah yang hijau dan sejuk. 

"TMMD Ke 109 Kodim 1611/Badung menjadi kabanggaan kami sebagai warga Desa Kesiman Kertalangu" tegasnya apalagi desa kami merupakan desa budaya dan desa wisata sehingga pembangunan fasilitas ini menjadi pendukung pengembangan desa ini sebagai tujuan wisata di wilayah Kota Denpasar.

(Nugraha)