Ticker

6/recent/Ticker-posts

Pesona Danau Raja Menyapa Dunia, Bersantai Lepas Lelah.

Foto : Objek wisata Indragiri, Riau

Riau.indometro.id
-Sabtu pagi yang cerah, suasana kota mulai terlihat ramai, kebisingan lalu lintas, ratusan kendaraan roda dua dan empat dengan beragam merek hadir,  bukan saja melaju tetapi membuat suasana kian menyenangkan untuk ikut bersama.

Kebetulan ku baru lepas mandi dan berpakaian rapi, kunci tergantung di dinding ku sabet, langsung melangkah menuju kendaran kesanganku, pada Sabtu 18 September 2020, sekira pukul 8.00 WIB.

Setelah mobil ku panaskan, ku tancap gas menuju sebuah tempat rekreasi ternama di kota Indragiri, ingin Ku habiskan beberapa jam waktu ku di taman alami yakni objek  "Danau Raja" yang hanya berjarak berkisar 15 menit perjalanan.

Dalam perjalanan, sambari mendengarkan lagu kenangan yang menjadi idola selama ini, tak terasa 15 menit berlalu, aku tiba di lokasi sebuah danau yang sangat indah, pesona alami dan membuat suasana hati menjadi tenang. Aku tiba di lokasi yang tidak jauh dari pusat kota bersejarah itu.

Ku parkirkan kendaran, sebelum pintu depan ku buka, terlihat  tibalah seorang petugas parkir menyapa." Parkir bang," katanya singkat dengan nada bersahabat.

Aku menjawab pelan, iya..lantas petugas parkir memberi isyarat agar kendaraan diposisikan lebih kedepan, sejajar dengan kendaraan lainnya. Tanpa basa basi ku ikuti saja arahannya, agar aman dan kendaran tidak bermasalah.

Pintu kendaraan ku buka pelan, Abang ... sapa ku pelan kepada petugas parkir, " ya" jawabnya singkat sembari memberikan tiket. Sambilan berjalan kuambil tiket tersebut, tanganku bergerak cepat mengambil dompet, menarik selembar uang untuk membayar jasa parkiran sesuai harga tertera dalam lembaran berwarna.

Ini bang uangnya, kataku, petugas menerima dan mengucapkan terima kasih, lalu langsung pergi. Petugas parkir berlalu dari hadapan ku, ntah kemana ? Tanpa menunggu waktu,  lalu ku melangkah menuju satu tempat duduk yang terlihat kosong, bersih, hanya berkisar beberapa meter dari parkiran.

Tiba di tempat duduk, Ku geser sedikit agar duduk terasa aman, posisi yang baik dapat  memandang seluruh lokasi danau. Ku tatap kiri kanan, mata ku terpusat pada satu titik yang sungguh berbeda dari sisi lainnya yakni pojok tengah  "Danau Raja salah satu memiliki Mitos sebagai pemandian para raja raja  dahulu" kira - kira ratusan tahun lalu zaman kerajaan Indragiri.

Ditengah danau ada terlihat bayangan, mungkin ikan besar atau ombak air berlalu ? dalam pikiranku berkecamuk tanda tanya besar !

Ku tatap handpone yang terletak di atas meja, depan kursi, secara tiba - tiba ku buka dan ku cari yang bertulis  "Camera" lalu ku arahakan pada danau yang terlihat tenang itu, hanya beberapa kali jepret. Ku lihat hasilnya luar biasa indah, menjawab pertanyaan dalam hati kubyabg baru terbersit.

Bisik ku dalam hati luar biasa indah Poto ini, ternyata berselpi menghabiskan waktu dengan bersantai di tepi sebuah kolam besar yang tidak pernah kering walaupun air sungai Indragiri dalam keadaan surut adalah penting. Ketenangan, asyik dan merasa happy, berantai melepas lelah kerja sehari hari.

Danau airnya tenang, bersih, dikelilingi infrastruktur yang terkelola dengan optimal. Bahkan berada di areal pemukiman penduduk, hanya berjarak empat kilo meter dari pusat Kota Rengat, salah satu alternatif meremajakan sel sel tubuh, mencerahkan pikiran.

Danau Raja, tak heran orang menyebutkan sebagai objek wisata yang bisa menyapa dunia, sangat indah dan memiliki sejarah unik dan sejumlah kelebihan, hingga masuk menjadi destinasi wisata dunia yang langka.

Destinasi wisata ini menjadi salah satu kebanggaan bagi semua orang, justru terus ditumbuhkembangkan karena sangat bernilai positip, selain membawa keberkahan bagi masyarakat, pengunjung juga pemerintah daerah jika terkelola dengan baik.

Hanya menghabiskan waktu beberapa jam di lokasi rekreasi ini, tak terasa hari sudah siang, berkisar pukul 11.30 WIB, panas terik matahari mulai terasa, ku putuskan untuk beranjak pulang. 

Kaki ku ayun menuju kendaraan terparkir, setiba depan pintu, tangan ku bergerak pelan memegang kuncinya.

(Asri)