Ticker

6/recent/Ticker-posts

KPU Tetapkan Nomor Urut Paslon Pilkada Kuansing

Salah satu Paslon Pilkada

Riau.indometro.id
- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kuantan Singingi, Provinsi Riau menggelar rapat pleno terbuka penetapan nomor urut Pasangan Calon (Paslon) peserta yang ikut dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), acara berlangsung pada Kamis 24 September 2020.

Ketua KPU Kuansing Irwan Yuhendi sebagai pimpinan rapat 

mengatakan, pleno tersebut dihadiri oleh anggota komisioner antara lain Ahdanan Saleh, Wigati Iswandiari, Wawan Ardi dan Yeni Gusnely serta pihak Bawaslu maupun  tiga pasangan calon, tahapan kegiatan tetap taat protokol kesehatan. 

" Prosesi berjalan lancar, dukungan semua pihak sangat di apresiasi tinggi," kata Ketua KPU Kuansing, Irwan Yuhendi di Teluk Kuantan, Kamis.

Menurutnya, acara tersebut harus  dihadiri  pasangan calon serta partai politik pengusung, bahkan sebelum pelaksanaannya, salah satu komisioner Ahdanan Saleh menyampaikan tata cara pengundian nomor urut pasangan calon agar semua berjalan optimal.

Selanjutnya, tambahnya, pengundian nomor urut ditentukan waktu kedatangan pasangan calon yang sudah teregritasi, calon bupati akan mengambil satu bola dari wajan yang telah disiapkan dan dibuka bersama-sama.

Prosesi selanjutnya, sebelum dilakukan pencabutan nomor urut, wajan yang disiapkan dan ada pemeriksaan serta pembacaan profil pasangan calon bupati dan wakil bupati Kuansing.

"  Hasil pleno, pasangan calon Andi Putra - Suhardiman Ambi mendapat nomor urut 1, Mursini - Indra Putra urut 2 dan  Halim - Komperensi ke 3," sebutnya.

Ia juga menyebutkan, hasil pengundian di SK kan oleh KPU Kuansing yang salinannya diserahkan pada pasangan calon dan Bawaslu setempat, setelah itu ada prosesi penandatanganan fakta integritas dan deklrasi damai.

Ketua KPU Kuansing Irwan Yuhendi menambahkan, tahapan berikutnya adalah masa kampanye dimulai pada  26 September 2020, semua pihak harus tetap taat pada aturan yang telah ditentukan.

" Saya meminta agar semua pasangan calon dan tim, mematuhi aturan kampanye di masa Covid-19," pintanya.

Pihak KPU juga menghimbau agar  semua pasangan calon melaksanakan kampanye damai, menyampaikan tentang program dan visi misi dan tidak melakukan money politik, karena  akan merusak demokrasi. 

(Asri).