Ticker

6/recent/Ticker-posts

Hujan Deras Buat SD di Kota Jambi Terendam, Sekolah Tatap Muka Diliburkan

SD di Kota Jambi terendam akibat hujan deras
Foto: SD di Kota Jambi terendam akibat hujan deras.
Jambi, indometro.id - 
Hujan deras yang melanda Kota Jambi sejak malam tadi membuat sejumlah sekolah terendam. Akibatnya kegiatan belajar mengajar (KBM) yang sudah mulai dilakukan secara tatap muka diliburkan.
Salah satu sekolah yang kegiatan jam belajarnya terganggu adalah SDN 98 yang berada di Jalan Pangeran Hidayat, Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi. Halaman sekolah yang terendam membuat pihak sekolah itu terpaksa meliburkan siswa-siswi yang mulai menjalankan belajar tatap muka di tahun ajaran 2020/2021.
"Ya hari ini proses belajar mengajar di sekolah terpaksa diliburkan karena halaman sekolah terendam. Apalagi rendaman air juga menggenang akses jalan menuju ke sekolah sehingga siswa-siswi tidak bisa ke sekolah maka diliburkan," kata Kepala Sekolah SDN 98 Kota Jambi, Nurbaiti, Selasa (14/7/2020).
Nurbaiti mengatakan, hujan deras sejak malam hingga subuh tadi membuat genangan air mulai tinggi sehingga membuat akses jalan menuju sekolah terendam. Ketinggian air bahkan sempat setinggi betis orang dewasa, namun saat ini sudah mulai surut.
"Tadi pagi-pagi masih tinggi sebetis, 30 cm kalau di halaman sekolah sekarang sepertinya sudah mulai surut. Namun sementara siswa-siswi diliburkan dulu," ujarnya.
SD di Kota Jambi terendam akibat hujan derasSD di Kota Jambi terendam akibat hujan deras. 
Padahal, hari ini adalah merupakan hari ke-2 sebagian siswa-siswi mulai tingkat SD dan SMP di Kota Jambi melaksanakan jam belajar tatap muka di sekolah. Namun lantaran pihak sekolah mengkhawatirkan akan terabaikan protokol kesehatan COVID-19 di saat kondisi sekolah terendam, maka belajar tatap muka ditiadakan sementara. Sekolah memutuskan kembali menerapkan sistem belajar di rumah untuk hari ini.
"Ditiadakan sementara hari ini, takutnya anak-anak yang masuk sekolah malah tidak baik apalagi halaman sekolah yang terendam. Dan takutnya tidak menjalankan protap kesehatan," ujar guru SDN 98, Geovany.
"Tadi pagi air nya cukup tinggi dan sekarang sudah mulai surut, dan guru-guru di sini sekarang ikut bersih-bersih akibat genangan air," lanjutnya.
Berdasarkan aturan Pemerintah Kota Jambi, pihak sekolah diminta aktif menjalankan protokol kesehatan kepada siswa-siswinya dalam uji coba KBM tatap muka pada tahun ajaran 2020/2021 untuk tingkat SD dan SMP.
Pemkot Jambi juga meminta agar setiap sekolah harus melaksanakan aktivitas jam belajar selama 3 jam dengan siswa-siswi harus menggunakan masker dan face shield serta menjaga jaga jarak siswa di dalam kelas. Aturan itu diwajibkan untuk mengikuti protokol kesehatan di masa pandemi virus Corona.

berita ini kutipan dari : detiknews

Artikel Terkait