Ticker

6/recent/Ticker-posts

Duga penimbunan jalan tani oleh Pemdes Kakullasan asal - asalan, banyak warga yg Mengeluh

 foto jalan yg di timbun

Mamuju Sul-Bar, indometro.id  Penimbunan jalan tani, persawahan oleh pemerintah desa Kak bullasan Kec. Tommo, Kab. Mamuju, di duga asal-asalan sehingga banyak warga yang mengeluh, dan kecewa serta menilai kinerja pemerintah desa gagal dan tidak sesuai visi misi pada saat kampanye pencalonan, pemilihan kades. Pada saat pencalonan kepala desa tahun 2017.

Salah seorang warga yang berinisial Mk, memberi keterangan ke pada kami selaku awak media, membeberkan kalau penimbunan yang di lakukan oleh pemerintah desa tahun anggaran 2018 asal asalan.

Kami anggap pemerintah desa Kakullasan gagal mengalokasikan DD, buktinya jalan tani kepersawahan yang di kerjakan oleh pemerintah desa tidak sesuai volume, bahkan sama saja tidak di kerjakan karna hasilnya tidak bisa di nikmati oleh kami selaku petani, padahal anggarannya tidak main main" ungkap warga tersebut"

Kami kecewa dengan pemerintah desa saat ini karna sesuai visi misinya saat ia kampanye saat pencalonan Kepala Desa 2017 yang lalu jika saat terpilih jadi kepala desa Kakullasan 2018 - 2024. Ia akan memperbaiki jalan jalan tani. tapi kenyataanya tidak demikian malahan tambah hancur "ungkapnya

Harapan kami selaku petani kepada Pemerintah Daerah (PEMDA) agar betul - betul serius menindak oknum - oknum yang selalu mempermainkan anggaran negara di desa desa utamanya di desa kami yang kami anggap ada permainan kong kalikong. "tambahnya"

Sebagai rakyat kecil, kami sangat merasakan kerugian karna kondisi jalan tersebut. Untuk itu Kepercayaan kami ke pemdes sudah tidak ada, karna adapun pekerjaan berupa fisik yang mereka kerjakan pasti asal asalan dan tidak sesuai hasil kualitasnya dengan anggaran yg di anggarkan ke pekerjaan tersebut. "ujarnya

Sementara pihak pemdes Kakullasan menyatakan melalui akun facebook yakni kasi pemerintahan Antonius Surono. menyatakan kalau pekerjaan penimbunan ke jalan tani sudah di Audit pihak infektorat kabupaten dan di anggap selesai, dan tidak meninggalkan catatan atau temuan.ujar kasi pemerintahan tersebut dalam akun facebook pribadinya.
(Rep.Sakaria)