Ticker

6/recent/Ticker-posts

Aktivis mahasiswa desak pihak kepolisian agar tidak lamban tangani kasus KIP Agara

DARMAWAN (Aktivis Mahasiswa) 

Kutacane, indometro.id - DARMAWAN (Aktivis Mahasiswa) meminta agar polda aceh dan kajati aceh mengambil alih kasus korupsi di KIP Agara Tahun Angaran 2017 yg sudah di tetapkan sebagai tersangka sesuai dengan bukti laporan dengan nomor polisi LP/B/164/V/2017/Aceh/Res. Agara.

Dalam hal ini sudah berjalan dua Tahun semenjak di tetap nya sebagai tersengka pada tahun 2018 (IRR) Masih sebagai pejabat KIP aktif, sesuai dengan undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang pembrantasan tindak pidana korupsi. Dalam hal ini ujar (Darmawan) kepada awak media kami akan melakukan Aksi Demo turun ke jalan demi menununtut tegaknya supremasi hukum yang jelas dan berkeadilan di tanoh Alas ini.
Tidak hanya itu kami menduga ada kasus baru lagi yang timbul pada tahun 2019 saat di lakukan audit internal KPU RI bahwa ada 2,5 M, dana yang tidak bisa di pertanggung jawabkan, sudah seharusnya kasus ini di angkat di Publik biar tidak ada ketimbangan ujar (DAR).

Di lain waktu wartawan indo metro juga langsung mengkonfirmasi kepada Pejabat KIP Aceh Tenggara (IRR) dan menjawab bahwasanya kalau merilis berita tentang ini merupakan tindakan pematian karakter dan kasus tersebut bukan permasalahan di saya permasalahan di polres itu ujar (IRR).

Melalui pesan via WhatsApp Polres agara (AKBP wanito eko sulistyo, SH, SIK) menyatakan bahwa Proses sidiknya sedang kami tangani dan ada petunjuk-petunjuk dari jpu yg sedang kami penuhi untuk kelengkapan berkasnya.

Almujawadin selaku aktivis saat di pinta keterangan menjawab kasus korupsi tidak bisa di hentikan memang dalam proses untuk menjatuhkan hukuman proses yang di lalui sangat panjang, beda dengan kasus OTT (MAY).