Pesta Miras-Hendak Balap Liar saat PSBB, 7 Warga Makassar Ditangkap - Indometro Media

Berita Terbaru

Thursday, May 7, 2020

Pesta Miras-Hendak Balap Liar saat PSBB, 7 Warga Makassar Ditangkap

Baca Juga

7 Orang diamankan karena pesta miras dan hendak balap liar saat PSBB di Makassar.
Foto: 7 Orang diamankan karena pesta miras dan hendak balap liar saat PSBB di Makassar.

Makassar, indometro.id - 
Aparat gabungan TNI dan Polri menggelar razia terkait pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di kota Makassar, Sulawesi Selatan. Hasilnya, tujuh orang pesta miras dan hendak balap liar diamankan.
"Kami sempat mendapatkan dua orang sementara melakukan meminum minuman keras di pinggir jalan maka kami membawa mereka berdua ke posko COVID-19 zona tiga, saat kami lanjutkan patroli kembali kami temukan beberapa remaja yang gunakan kendaraan motor yang kami curigai akan balap liar dimana mereka ugal-ugal di jalan dan beberapa remaja tersebut kami bawa ke posko COVID-19 zona tiga," ujar Katim Penikam Polrestabes Makassar, Ipda Arif Muda, pada Jumat (8/5/2020).
Razia berupa patroli ke sejumlah ruas jalanan kota Makassar tersebut melibatkan tim Penikam Polrestabes Makassar, Brimob Polda Sulsel dan TNI. Mereka melakukan pemantauan di empat kecamatan, yaitu Makassar, Ujung Pandang, Mariso dan Mamajang.
Untuk tujuh orang warga yang dijaring dan melanggar aturan PSBB untuk tidak keluar rumah dan berkumpul-kumpul itu, langsung dibawa ke Mapolrestabes Makasssar. Barang bukti minuman keras dan sepeda motor juga diangkut.
"Akhirnya kami serahkan orang dan kendaraannya ke pihak Lantas Polrestabes Makassar dan dua orang yang minum minuman keras kami serahkan ke SPKT Polrestabes Makassar, barang bukti baik kendaraan atau miras atau sering disebut ballo di Sulawesi Selatan," jelas Arif Muda.
Selain itu, para pelanggar aturan PSBB tersebut juga diberikan sangki lainnya berupa pemotongan rambut.
"Tindakan yang kami ambil untuk PSBB ini untuk beri sangsi dengan memotong rambut orang-orang tersebut," tutur Arif.

berita ini dikutip dari : detiknews

No comments:

Post a Comment