Ticker

6/recent/Ticker-posts

Siswi SMP Berpakaian Pramuka Ditemukan Tewas dengan Kaki Terikat Tak Jauh dari Sekolahnya

Ilustrasi
BATURAJA, indometro.id - Penemuan jasad seorang wanita muda di kawasan Desa Tebing Kampung, Kecamatan Semidang Aji, Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan bikin heboh warga setempat pada Jumat (3/4) Sore. Korban diduga menjadi korban pembunuhan.
Belakangan diketahui jasad tersebut ternyata seorang pelajar berinisial RN, 12, warga Desa Tubohan. Korban ditemukan tewas dengan sejumlah luka di tubuh, di bawah tempat nongkrong, tidak begitu jauh dari lokasi sekolahnya.
Anehnya, korban yang merupakan pelajar itu masih mengenakan pakaian seragam pramuka. Padahal saat berkembangnya wabah corona, seluruh aktivitas pelajar di rumahkan atau belajar dari rumah.
Kapolsek Semidang Aji Iptu Bastari membenarkan kejadian itu. Namun, ia enggan menjelaskan lebih rinci. “Silahkan tanyakan langsung ke Polres OKU. Karena penanganan kasus di Polres OKU,” ujarnya.
Camat Semidang Aji Emharis saat dikonfirmasi juga membenarkan adanya kejadian tersebut. “Mengenai kronologi belum tahu pasti. Nantinya malah salah keterangan. Silahkan tanyakan pihak kepolisian,” ujarnya.
Pihak Polsek Semidang Aji sendiri sudah mengamankan terduga pelaku berinisial ASW, 19. Pelaku adalah pelatih pramuka yang juga warga Desa Tebing Kampung.
Orang tua korban, Husen, 43, petani, Desa Tubohan Kecamatan Semidang Aji menerangkan bahwa anak gadisnya tersebut sempat meminta izin untuk mengikuti kegiatan pramuka di sekolah.
Anaknya tersebut berangkat ke sekolah jam 08.00 WIB dengan diantar menggunakan sepeda motor Husen.

Anak korban pamit dengan alasan ikut latihan Pramuka di SMP N 10 OKU Desa Tebing Kampung atas perintah seorang pelatih pramuka di sekolahnya.
Orang tuanya sempat merasa curiga karena tidak ada pelajar lain yang mengikuti kegiatan latihan pramuka. Setelah itu orangtuanya mengecek ke SMP N 10 OKU, dan memang tidak ditemukan pelajar lain dan korban latihan Pramuka.
Husen melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Semidang Aji. Menerima laporan anggota langsung bergerak mencari informasi. Dari penelusuran pihak kepolisian diketahui korban berjalan ketemu dengan saudara ASW.
Mendapat informasi tersebut, polisi segera mendatangi rumah terduga pelaku. Di rumah tersebut, polisi tidak menemukan pelaku. Hanya ibu terduga pelaku dan mengatakan anaknya tidak ada di rumah.
Namun ternyata ASW pulang ke rumahnya dan langsung diamankan di Mapolsek Semidang Aji.

Salah satu saksi Saf, 45, saat kejadian mengatakan ikut mencari bersama orang tua korban Husen dan saksi lain. Di lokasi penemuan mayat, saksi melihat korban dalam kondisi terikat tali warna merah pada bagian kaki. Korban ditemukan di kebun Tantowi.

Berita ini sudah terbit di jpnn.com