Ticker

6/recent/Ticker-posts

Kanit Reskrim Polsek Galang Positif Covid-19, Sang Istri yang Bertugas di Polda Sumut Juga Tertular

Sepasang suami istri anggota Polri positif terpapar Covid-19 hasil rapid test dilakukan di RS Bhayangkara Medan
MEDAN, indometro.id - Sepasang suami istri personil jajaran Polda Sumut positif Covid19 hasil Rapid Test, sang suami ternyata menjabat Kanit Reskrim Polsek Galang.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Deliserdang, dr Ade Budi Krista, menyebutkan bahwa keduanya positif virus corona dari hasil rapid test yang dilakukan di RS Bhayangkara Medan.

Ia menyebutkan sang suami berinisial IPDA DH yang bertugas sebagai Kanit Reskrim Polsek Galang Polresta Delisedang.  Sementara istrinya IPDA LM bertugas di Polda Sumut.
"Iya benar positif rapid ya, bukan test PCR dua-duanya. Informasi yang kami terima istrinya bertugas di Polda Sumut, suaminya di Polsek Galang dan benar menjabat sebagai Kanit Reskrim," ungkap Ade saat dikonfirmasi Tribun, Kamis (23/4/2020).
Ia menuturkan bahwa keduanya dirawat di RS Bhayangkara positif sejak semalam, Rabu (23/4/2020). Informasi ini dia peroleh dari Kapolres dan Wakapolres Deliserdang.
"Saya dapat kabarnya terakhir bahwa keduanya keduanya dirawat di RS Bhayangkara. Semalam pagi, Rabu (22/4/2020) dari langsung dari pak Kapolres dan Wakapolres," tuturnya.
Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa pihak Gugus Tugas di Deliserdang langsung melakukan Penyelidikan Epidemologi (PE) terhadap para kontak erat di lokasi bekerja keduanya.
"Begitu dapat ada yang positif maka kami tindak lanjuti untuk PE dan kontak erat karena rapidnya bukan di wilayah Deliserdang tapi di RS Bhayangkara di Medan. Makanya saya kurang tahu data itu, karena kebetulan kerja di Deliserdang maka PE nya kita lakukan disini," pungkasnya.

PDP Covid-19 Sumut Melonjak Jadi 153 Orang
Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terkait Covid-19 untuk wilayah Provinsi Sumatra Utara, per hari ini, Rabu (22/4/2020) kembali mengalami peningkatan.
Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Utara dr Aris Yudhariansyah memaparkan ada penambahan jumlah PDP, dari sebelumnya berjumlah 146 orang bertambah 7 menjadi 153 orang.
"PDP berjumlah 153 orang, dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 2.134 orang," ujarnya saat konferensi pers di Gedung Pemprov Sumut, Rabu (22/4/2020) sore.

Aris menjelaskan, dari 153 PDP tersebut, dua di antaranya merupakan pasien anak yang tengah menjalani perawatan.
Kedua pasien anak tersebut saat ini dirawat di Rumah Sakit Martha Friska yang merupakan salah satu RS rujukan darurat covid-19.
"Kami sampaikan hingga hari ini rumah sakit rujukan kita Martha Friska ada merawat dua orang anak yang berusia di bawah 5 tahun dan usia belasan tahun. Dengan kondisi yang masih termonitor baik," terangnya.
Aris juga menambahkan saat ini kedua pasien anap berstatus PDP tersebut tengah menunggu hasil swab test. Kedua pasien PDP tersebut iya tetap menjalani perawatan intensif.
"Dua pasien PDP tersebut dirawat sambil menunggu hasil pemeriksaan swab yang akan datang," pungkasnya.
Pasien Positif Covid-19 di Sumut Melonjak Jadi 111 Orang
Pasien positif Covid-19 di Sumatera Utara  merangkak naik menjadi 111 pasien hingga Rabu (22/4/2020) pukul 17.00 WIB.

Data yang disajikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemprov Sumut, terdapat adanya 6 pasien baru yang bertambah dari hari sebelumnya, yaitu 105 pasien.
"Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengkonfirmasi bahwa orang yang terpapar Covid19 dimana pasien positif dengan pemeriksaan PCR berjumlah 93 orang, pasien positif dengan menggunakan rapid test berjumlah 18 orang pasien," tutur Juru Bicara dr. Aris Yudhariansyah saat konfrensi pers di Gedung Pemprov Sumut, Medan.
Selain penambahan pasien positif, pasien yang sembuh dari virus corona juga bertambah satu orang dari hari sebelumnya. Dan pasien yang meninggal bertambah satu orang.

"Pasien yang sembuh total ada 22 orang dan pasien yang meninggal dunia 11 orang," jelasnya.
Sementara, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertambah 7 orang dalam sehari total menjadi 153 pasien dari hari sebelumnya 146 orang.
"Orang dalam pemantauan berjumlah 2134 orang, sedangkan pasien dalam pengawasan berjumlah 153 orang," tambah Aris.
Ia meminta agar masyarakat mengikuti protokol kesehatan dari pemerintah agar bisa menghentikan penularan Covid19 ini.
"Saudara-saudara sekalian mari kita terus berpartisipasi secara aktif dalam penanganan Covid-19 ini mari kita pastikan kita keluarga kita tidak tertular dan kita pastikan saudara kita yang kemungkinan tertular tidak menularkan kepada orang lain," pungkas Aris.





Berita ini sudah terbit di Tribun-Medan.com