Ticker

6/recent/Ticker-posts

AHY Umumkan Pengurus DPP Partai Demokrat 2020-2025, Ibas Jabat Waketum

Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
JAKARTA, indometro.id – Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengumumkan susunan pengurus Partai Demokrat (PD) periode 2020-2025, Rabu (16/4/2020). Dalam susunan tersebut, Wakil Ketua Umum DPP dijabat Edhie Baskoro Yudhoyono dan Sekjen diisi Teuku Riefky Harsya.
“Hari ini saya menerbitkan dua Surat Keputusan Ketua Umum, baik untuk Pengurus Harian sejumlah 100 orang, maupun Pengurus Pleno sejumlah 200 orang. Sehingga secara rinci, masing-masing kader Demokrat bisa melihat 200 nama pengurus pada posisi masing-masing dalam Surat Keputusan Ketua Umum tersebut,” tutur AHY, dalam keterangan kepada wartawan.
AHY mengaku tidak terburu-buru untuk menyusun kepengurusan Demokrat periode 2020-2025. Ia mengaku sudah mempelajari sosok yang dipilih untuk menjadi pengurus DPP.
AHY menekankan tiga hal yang menjadi dasar dalam penyusunan kepengurusan inti partai. “Pertama, tantangan Partai Demokrat ke depan. Kedua, struktur organisasi DPP. Ketiga, kriteria pengurus inti Partai Demokrat,” katanya.
Berkaca Pemilu lima tahun lalu, suara partai menurun, meskipun pada Pemilu 2019 memperoleh suara dua kali lipat dari perkiraan beberapa lembaga survei. Karena itu, kembali memenangkan Pemilu lima tahun mendatang akan menjadi tantangan dalam perjuangan Partai Demokrat.
Berdasarkan hal itu, struktur organisasi DPP yang dibentuk mengacu pada prinsip profesional, efektif, efisien, dan modern dalam menghadapi tantangan tugas itu.
“Pengurus Harian berjumlah 100 orang, terdiri dari Eselon Pimpinan, Eselon Pembantu Pimpinan dan Eselon Pelaksana,” ujar AHY.
“Sedangkan Pengurus Pleno berjumlah 200 orang, yakni 100 orang Pengurus Harian ditambah 100 orang lainnya, terdiri dari Sekretaris Departemen dan staf, Sekretaris Direktur Eksekutif dan Staf, Sekretaris Badan dan staf, serta para Kepala Biro di tiap-tiap departemen,” katanya. 
Putra Susilo Bambang Yudhoyono itu mengaku tidak mudah mencari pengurus inti sesuai kriteria yang diharapkan.
“Tentu tidak selalu mudah untuk mencari orang sesuai dengan kriteria yang diharapkan, tetapi saya berusaha memilih orang yang mendekati kriteria itu,” imbuhnya.
Kriteria umum pengurus inti di antaranya, beriman dan bertaqwa pada Tuhan YME, berlandaskan Pancasila dengan semangat nasionalis religius, memiliki integritas, kapasitas, dan kapabilitas yang baik, memiliki riwayat pendidikan dan rekam jejak yang baik di bidang politik maupun bidang profesional. Sedangkan kriteria khusus akan sangat dinamis menyesuaikan kebutuhan, pada posisi dan jabatan masing-masing.
AHY menyampaikan komposisi pengurus harian diisi mayoritas kader lama. Ia juga menegaskan tidak ada rangkap jabatan dalam struktur partai sehingga bagi para Ketua DPD dan Ketua DPC yang terpilih sebagai pengurus Harian DPP, wajib melepas jabatan Ketua DPD dan Ketua DPC masing-masing.
Sementara kader senior yang tidak berada dalam struktur DPP, atas konsultasi dengan Ketua MTP, akan ditempatkan dan diperankan pada struktur lainnya, seperti Majelis Tinggi Partai, Dewan Pertimbangan Partai, Dewan Kehormatan dan Mahkamah Partai.
Berikut susunan kepengurusan inti Partai Demokrat periode 2020-2025:
1. Ketum: Agus Harimurti Yudhoyono
2. Wakil Ketua Umum
– Benny Kabur Harman
– Edhie Baskoro Yudhoyono
– Yansen Tipa Padan
– Vera Febyanthy Rumangkang
– Willem Wandik
– Marwan Cik Asan
2. Sekjen: Teuku Riefky Harsya
Wakil Sekjen
– Andi Timo Pangerang
– Putu Supadma Rudana
– Renanda Bachtar
– Ingrid Kansil
– Muhammad Rifai Darus
– Siti Nur Azizah
– Jansen Sitindaon
– Imelda Sari
– Irwan
– Agust Jovan Latuconsina
3. Bendum: Renville Antonio
Wabendum
– Eka Putra
– Lasmi Indaryani
– Tatyana S Sutara
– Chairul Yaqin Hidayat
– Edwin Jannerli Tandjung
– Bramantyo Suwondo
– Indyastari Wikan
– Lokot Nasution
4. Direktur Eksekutif: Sigit Raditya
Kepala Departemen
5. Departemen Luar Negeri dan Keamanan Nasional: Didi Irawadi Syamsuddin (DPR RI Komisi XI)
6. Departemen Politik dan Pemerintahan: Umar Arsal (DPR RI 2 Periode 2009 – 2019)
7. Departemen Hukum dan HAM: Didik Mukrianto (DPR RI Komisi III)
8. Departemen Pertanian, Kehutanan, dan Kemaritiman: Muslim (DPR RI Komisi IV)
9. Departemen Infrastruktur dan Perhubungan: Michael Wattimena (DPR RI 2 Periode 2009-2019)
10. Departemen Perindustrian, Perdagangan dan Investasi: Linda Megawati (DPR RI Komisi XI)
11. Departemen Energi, Lingkungan Hidup, Riset dan Teknologi: Rusda Mahmud (DPR RI Komisi VII)
12. Departemen Agama dan Sosial: Munawar Fuad, Noeh, Mag. (Pengurus MUI Pusat 2015-2020)
13. Departemen Kesehatan dan Ketenagakerjaan: Aliyah Mustika Ilham, (DPR RI Komisi IX)
14. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Pariwisata dan Pemuda: Dede Yusuf (DPR RI Komisi X)
15. Departemen Perekonomian Nasional: Sartono Hutomo (DPR RI Komisi VII)
Kepala Badan
16. Badan Pemenangan Pemilu: Andi Arief (Staf Khusus Presiden 2009-2014)
17. Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan: Herman Khaeron (DPR RI Komisi VI)
18. Badan Penelitian dan Pengembangan: Herzaky Mahendra Putra
19. Badan Komunikasi Strategis: Ossy Dermawan
20. Badan Doktrin, Pendidikan dan Latihan: Yudha Pratomo Mahyudin,
21. Badan Pembinaan Jaringan Konstituen: Zulfikar Hamonangan (DPR RI Komisi VII)
22. Badan Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat: Ali Mohamad Johan (DPRD DKI Jakarta)
23. Badan Hukum dan Pengamanan Partai: Ardy Mbalembout

Berita ini sudah terbit di OKEnews