Ticker

6/recent/Ticker-posts

10 Orang Positif Corona dari Lamongan Masuk Kluster Pelatihan Petugas Haji

Ilustrasi
SURABAYA, indometro.id – Sepuluh orang pasien positif Covid-19 asal Kabupaten Lamongan, Jawa Timur merupakan salah satu kluster dari pelatihan petugas haji di Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada 9 – 18 Maret 2020 lalu.
Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur dr. Kohar Hari Santoso memastikan, sepuluh orang tersebut berdasarkan hasil pelacakan berasal dari kluster pelatihan petugas haji di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

“Yang Lamongan ini sudah kami tracing. Delapan orang terkait pelatihan petugas haji yang kapan hari itu. Dan enam di antaranya adalah petugas kesehatan haji Indonesia, yang dua adalah tim pembinaan haji Indonesia,” ujar Kohar Hari, saat dikonfirmasi okezone, Jumat (3/4/2020).

Sementara dua orang lainnya yang dinyatakan positif corona disebut Kohar, merupakan orang yang terindikasi mengidap penyakit TBC dan satu orang lainnya tertular dari temannya yang ikut pelatihan haji.

Dari data yang dihimpun dari akun media sosial Dinas Kesehatan (Dinkes) Lamongan, sepuluh orang yang dinyatakan positif corona tersebut tersebar di sembilan kecamatan di Kabupaten Lamongan.
Dua orang positif corona berasal dari Kecamatan Turi, sedangkan delapan kecamatan lainnya yakni Kecamatan Paciran, Solokuro, Maduran, Karanggeneng, Lamongan, Sukodadi, Deket, dan Kedungpring, masing – masing dengan satu pasien positif corona.
Namun hingga berita ini ditulis, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Corona Kabupaten Lamongan Taufik Hidayat, belum dapat dikonfirmasi apapun terkait data sepuluh orang pasien positif corona.

Berita ini sudah terbit di OKEnews