Ticker

6/recent/Ticker-posts

Karantina Wilayah Disebut Cara Terbaik Putus Penyebaran Covid-19

Saleh Partaonan Daulay
JAKARTA, indometro.id - Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Saleh Partaonan Daulay, meminta pemerintah segera menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang karantina wilayah. Ia menyebut karantina wilayah merupakan pilihan serta cara terbaik memutus penyebaran virus corona (Covid-19).
Menurut Saleh, yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini merupakan virus yang penyebarannya tidak terlihat. Sehingga tidak ada cara lain, selain membatasi ruang gerak masyarakat dalam berinteraksi sosial.
"Karantina itu menjadi sangat penting untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. Karena virus coronanya tidak kelihatan maka orang-orangnya yang diatur agar tidak saling bertemu dulu untuk jangka waktu tertentu," ujar Saleh saat dikonfirmasi indometro.id, Senin (30/3/2020).

Saleh berharap dengan adanya karantina wilayah, penyebaran virus corona dapat berhenti total di Indonesia, meski bisa berdampak buruk bagi perekonomian bangsa.

"Tentu karantina itu berdampak luas. Termasuk dampak ekonomi. Untuk itu, pemerintah diharapkan mempersiapkan berbagai paket bantuan yang bisa diberikan ke masyarakat selama masa karantina," ujar Saleh.
"Setelah karantina, pemerintah diharapkan dapat mempersiapkan paket bantuan modal untuk menghidupkan dan menggairahkan kembali ekonomi masyarakat. Untuk memenuhi itu, sebaiknya pemerintah dapat menunda pelaksanaan proyek-proyek infrastruktur. Anggarannya kemudian direlokasi untuk penanganan virus corona," tuturnya.
Meskipun dapat berdampak pada perekonomian ke depannya, Saleh meyakini karantina wilayah adalah cara yang paling ampuh untuk menekan tingkat penyebaran virus corona di Indonesia. Apalagi, saat ini kasus positif corona di Indonesia sudah mencapai ribuan.

"Menurut saya, karantina wilayah adalah pilihan terbaik dari semua pilihan yang tersedia. Apalagi, social distancing dan physical distancing yang digaungkan pemerintah tidak berjalan efektif. Masyarakat banyak yang tidak menjalankan dengan benar," tuturnya.

Berita ini sudah terbit di OKEnews

Artikel Terkait