Ticker

6/recent/Ticker-posts

Diduga, Oknum Petugas TKSK Lakukan "PUNGLI" Dana Bantuan KELOMPOK USAHA BERSAMA

Sejumlah warga yang mendatangi kantor kepala desa
DIDUGA OKNUM PETUGAS TKSK (TENAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL KECAMATAN) LAKUKAN  PUNGLI  DANA BANTUAN KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUBE) PKH DI DESA MULYA AGUNG,KECAMATAN SIMPANG PEMATANG,MESUJI LAMPUNG,DANA BANTUAN YANG BERSUMBER DARI KEMENTRIAN SOSIAL RI MELALUI DANA DEKOSENTRASI DINAS SOSIAL PROVINSI LAMPUNG,AKIBAT KEJADIAN INI PULUHAN WARGA DATANGI KANTOR KEPALA DESA.
MULYA AGUNG,SIMPANG PEMATANG,MESUJI LAMPUNG,PULUHAN WARGA INI MEMINTA AGAR OKNUM TERSEBUT  DI LAPORKAN KE PIHAK BERWAJIB.

Lampung, indometro.id-BEGINILAH SUASANA SAAT PULUHAN WARGA  MENDATANGI KANTOR KEPALA DESA MULYA AGUNG MESUJI LAMPUNG MENYAMPAIKAN ADANYA OKNUM TENAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL KECAMATAN (TKSK).

DIDUGA MELAKUKAN PUNGUTAN LIAR(PUNGLI) TERHADAP IBU MUNDIARTI SEBAGAI KETUA KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUBE) PKH DI DAMPINGI SEORANG BENDAHARA KELOMPOK TERSEBUT PADA SAAT MENCAIRKAN DANA BANTUAN YANG BEESUMBER DARI  KEMENTRIAN SOSIAL MELALUI DANA DEKOSENTRASI DINAS SOSIAL PROVINSI LAMPUNG SENILAI DUA PULUH JUTA RUPIAH(Rp 20.000,000,-).


KEDATANGAN PULUHAN WARGA INI DI SAMBUT BAIK DAN DI AJAK MASUK KEDALAM BALAI DESA OLEH KEPALA DESA MULYA AGUNG  SONNY.

SONNY SEBAGAI KEPALA DESA MEMPERSILAHKAN PERWAKILAN WARGA YANG HADIR UNTUK MENYAMPAIKAN ADANYA OKNUM YANG MEMINTA SETORAN  PADA SAAT PENCAIRAN UANG BANTUAN DARI KEMENTRIAN SOSIAL REPUBLIK INDONESIA.
MELALUI DANA DEKOSENTRASI DINAS SOSIAL PROVINSI LAMPUNG YANG BERTUJUAN UNTUK  MENSEJAHTERAKAN MASYARAKAT YANG DI KELOLA DALAM JENIS USAHA WARUNG SEMBAKO DI DESA MULYA AGUNG MEMBUAT MASYARAKAT DESA MULYA AGUNG TIDAK TERIMA DAN EMOSI DAN MENDATANGI KANTOR KEPALA DESA.


DALAM KESEMPATAN INI IBU MUNDIARTI SEBAGAI KETUA KELOMPOK KUBE PKH DESA MULYA AGUNG, MENYAMPAIKAN DAN MEMBENARKAN KEPADA KADES SERTA APARAT DESA YANG HADIR.

ADANYA PEMOTONGAN DANA BANTUAN TERSEBUT YANG DILAKUKAN  OLEH OKNUM TENAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL KECAMATAN (TKSK) SAAT DIRINYA  BERSAMA BENDAHARA KLOMPOK MENCAIRKAN DANA BANTUAN TERSEBUT DI SALAH SATU BANK.


KEJADIAN INI BERAWAL SAAT MUNDIARTI (KETUA) BERSAMA BENDAHARA KeLOMPOK  MENCAIRKAN DANA BANTUAN TERSEBUT.

SAAT MEREKA BERDUA DALAM PERJALAN PULANG KERUMAH TIBA-TIBA ADA OKNUM PETUGAS  TENAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL KECAMATAN (TKSK)  MEMANGIL MANGGIL NAMA MUNDIARTI.

SAAT DITEMUI OKNUM TERSEBUT MEMINTA UANG KEPADA DIRINYA SEBESAR TIGA JUTA RUPIAH (Rp 3.000,000,-.)

DENGAN ALASAN BIAYA PEMBUATAN PROPOSAL PENGAJUAN BANTUAN DANA YANG BARU SAJA BERHASIL DICAIRKAN, MUNDIARTI PUN MENYERAHKAN UANG  SEBESAR TIGA JUTA RUPIAH (Rp 3.000,000,-.)


KEPADA OKNUM TERSEBUT SESUAI PERMINTAAN OKNUM TERSEBUT.


SELAIN MELAKUKAN PUNGLI, BEBERAPA HARI KEMUDIAN OKNUM PETUGAS TENAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL KECAMATAN (TKSK) TERSEBUT JUGA MEMINTA  KARTU  ATM REKENING KELOMPOK YANG DI PEGANG MUNDIARTI KETUA KELOMPOK.

DAN MASIH BERISI DANA BANTUAN YANG BELUM DI CAIRKAN SENILAI  SEPULUH JUTA RUPIAH (RP 10.000,000,-.)


SOT:MUNDIARTI /KETUA KELOMPOK KUBE PKH DESA MULYA AGUNG.

MASYARAKAT DESA MULYA AGUNG BERHARAP KASUS INI MENJADI PERHATIAN SERIUS BAGI  PEMERINTAH PUSAT /PROVINSI KHUSUSNYA PEMERINTAH KABUPATEN MESUJI.(RAHARJA)