LP2KP M.Lusito Soroti Realisasi Penggunaan ADD dan DD Desa Wirabangun - Indometro Media

Berita Terbaru

Monday, January 6, 2020

LP2KP M.Lusito Soroti Realisasi Penggunaan ADD dan DD Desa Wirabangun

Baca Juga

ist
INDOMETRO.ID - Jakarta Pasukan Khusus LP2KP (Lembaga Pemantau Pembangunan Kinerja Pemerintah) M. Lusito soroti realisasi penggunaan ADD dan DD Desa Wirabangun, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji.

Berdasarkan pemantauan dilapangan tim LP2KP bersama awak media  banyak kejanggalan!!.. pada hari senin 23/12/2019 dibalai desa " M.  Lusito  mengajukan beberapa pertanyaan kepada PJ kepala desa wirabangun Puji Rahayu" terkait pekerjaan DD dan ADD!

1. Batu sabes yang dianggarkan di RK 6 belum realisasi, 2. Gorong - gorong 2 titik di RK 6 baru 1 titik, 3. Bangunan gorong-gorong 2 titik dilapangan sepak bola juga baru 1 titik, 4. 


Lapangan voly serta pagar dianggarkan sekitar lebih kurang 90 juta belum direalisasikan, sumur bor 14 juta belum ada tanda pelaksanaan, sedangkan untuk rehab kantor balai desa besi yang dirab 0,75 namun dipasangkan yang 0,65.

Apakah sudah sesuai pelaksanaanya bu? Ya mas saya selaku PJ kepala Desa dan saya merangkap sebagai sekertaris desa memang benar banyak sekali bangunan yang belum terealisasikan terkait anggaran DD dan ADD 2019, sedangkan untuk pelaksanaan tahap satu aja yang dianggarkan 2 titik gorong-gorong, lapangan voly, sumur bor baru 2 titik gorong-gorong itu dibulan 8 pelaksanaanya.

Sambung terus terkait kambing dengan alokasi Bumdes dan batu sabes yang dihalaman balai desa kemana bu puji? Oh kalau batu sabes itu belum  ditabur dan batu sabes  hilang, pak lusito sedangkan kalau untuk kambing itu memang ada laporan dijual namun kalau untuk kambing jelas nya bisa langsung ke pengurus nya saja.. jelasnya

Sedangkan untuk pertanyaan terkait rehab kantor balai desa PJ kades ragu-ragu dalam menjawab nya!!. Saat rekanan pekerja rehab ditanya saya hanya pekerja mas dengan anggaran yang ada saya diperintah diminta tolong bagaimana cukupnya bangunan ini mas jawab rekanan yang enggan disebut namanya.

Sedangkan pelaksanaan tahap 1 gorong-gorong 2 titik menurut keterangan pelaksana kerjaan dari bulan 8/2019 sampai pekerjaan belum selesai semua bahkan saat ini saya belum menerima dana nya sama sekali pak kepada awak media sedangkan saat ditanyakan mas rendra terkait anggaran tersebut lempar ke bu puji.

Bu puji pun seolah lepas tangan sedangkan saya harus menanggung biaya yang mandek selama 4 bulan dan sekarang sudah  ganti tahun. ungkap nya.

Dengan adanya temuan tersebut  Tim LP2KP memberikan pernyataan besar dugaan ada korupsi berjamaah dengan anggaran DD dan ADD tahun 2019. Tegasnya(Tim  Sumbagsel)

No comments:

Post a Comment