Seorang Pria Tega Mebunuh 2 Anaknya lalu Loncat dari Lantai 8 Apartemen Bersama 2 Istri - Indometro Media

Berita Terbaru

Tuesday, December 3, 2019

Seorang Pria Tega Mebunuh 2 Anaknya lalu Loncat dari Lantai 8 Apartemen Bersama 2 Istri

Baca Juga

Pria di India Bunuh 2 Anaknya lalu Loncat dari Lantai 8 Apartemen Bersama 2 Istri
ist
INDOMETRO.ID - Kasus pembunuhan yang dilanjutkan dengan bunuh diri, Selasa (3/12/2019), menghebohkan Negara Bagian Uttar Pradesh, India. 

Seorang pria menghabisi dua anak kandung lalu loncat dari lantai 8 gedung apartemen bersama kedua istrinya.

Sang pria dan salah satu istrinya tewas seketika, namun seorang perempuan lagi berhasil diselamatkan meski kondisinya kritis.

Hasil penyelidikan sementara, insiden yang terjadi di Apartemen Krishna Sapphire, Distrik Ghaziabad, ini dilatarbelakangi tekanan yang dihadapi pria tersebut akibat masalah keuangan.

"Pada Selasa pagi, ada laporan tiga orang loncat dari lantai 8 Krishna Sapphire. 

Setelah itu, polisi mendatangi lokasi, mendapati seorang pria dan perempuan tewas dan satu perempuan lagi mengelamu luka serius dan dilarikan ke rumah sakit. 

Sementara itu di apartemen korban, ditemukan jenazah anak perempuan 11 tahun dan anak laki-laki 13 tahun," kata pejabat kepolisian setempat, Sudhir Kumar Singh, dikutip dari IANS.

Singh menambahkan, pria tersebut baru menghuni apartemen 1,5 bulan lalu.

Di lokasi petugas juga menemukan catatan bunuh diri yang ditempel di tembok kamar. 

Dia menolak menyebutkan isinya namun mengindikasikan bahwa pembunuhan dan bunuh diri massal ini dilatarbelakangi masalah keuangan yang dihadapi keluarga terebut.

Sementara itu para tetangga mengungkap, sebelum kejadian, mereka mendengar suara jeritan cukup lama. 

Diketahui, keluarga itu sebelumnya tersangkut masalah kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di mana sang pria kerap menganiaya istri.

Setelah itu sekuriti apartemen memberitahukan ke penghuni lain bahwa beberapa orang jatuh dari gedung tepatnya di balkon lantai 8 yang diketahui kamar sang pria, lalu melapor polisi.

berita ini bersumber dari inews

No comments:

Post a Comment