Maria Kebiri Suami Sampai Mati Karna Dapat Perlakuan KDRT Belasan Tahun - Indometro Media

Berita Terbaru

Sunday, September 8, 2019

Maria Kebiri Suami Sampai Mati Karna Dapat Perlakuan KDRT Belasan Tahun

Baca Juga

Ilustrasi KDRT
ist


INDOMETRO.ID – Malang nasib wanita ini. Dia tak tahu lagi harus barbuat apa untuk menghentikan kekerasan dalam rumah tangga yang ia alami selama belasan tahun. 

Gelap mata, ia pun mengebiri suaminya sampai mati.

Wanita yang diidentifikasi bernama Maria itu mengakui perbuatannya di kantor polisi wilayah rumahnya di desa Obariv, Ukraina bagian utara. 

Maria mengatakan bahwa dalam melakukan aksinya, dirinya hanya menggunakan sebuah kapak.
“Tersangka telah memberikan pengakuan penuh atas perbuatannya itu, langsung di TKP. Kini dia harus mendekam di penjara dengan tuduhan pembunuhan. 

Wanita itu mengaku menderita secara fisik dan emosi karena kekerasan yang dilakukan suaminya. Dia tidak memiliki pilihan lain untuk menghentikan kekerasan itu selain membunuh sang suami,” ujar juru bicara kepolisian Obariv, Vadim Artiukhovich.
Dipaparkan Vadim, Maria melancarkan aksinya usai sang suami pulang kerja malam. Saat idur, dia lebih dulu mencekik leher sang suami sebelum menggunakan kapak untuk memotong kepalanya. 

Maria juga menggunakan kapak itu untuk memotong kemaluan sang suami, yang kemudian diberikannya kepada anjing tetangga untuk dimakan.

Usai membunuh, Maria langsung keluar rumah dan terlihat oleh tetangga, Nadezhda Opanasiuk. 

Wanita tua itu melihat Maria yang diselimuti oleh darah sang suami. Wanita berusia 48 tahun itu mengaku pada tetangganya telah membunuh sang suami. 

Awalnya Nadezhda tak percaya dengan kata-kata Maria, sampai dia melihat sendiri tubuh suami Maria yang tanpa kepala.

Nadezhda membela Maria dengan memberikan keterangan yang membuktikan bahwa suami Maria memang kerap melakukan kekerasan fisik pada istrinya. 

Malah pernah semua tetangga melihat suami mengejar-ngejar Maria dengan kapak.

Atas perbuatannya, Maria terancam hukuman penjara 15 tahun.

Berita ini telah di terbitkan dan bersumber dari viva

No comments:

Post a Comment