"Mahal juga ya" Ternyata Segini Harga Satu Menara Telekomunikasi Indosat - Indometro Media

Berita Terbaru

Monday, September 9, 2019

"Mahal juga ya" Ternyata Segini Harga Satu Menara Telekomunikasi Indosat

Baca Juga

Ilustrasi menara telekomunikasi.
ist

INDOMETRO.ID – Salah satu operator telekomunikasi di Indonesia, Indosat dikabarkan akan melelang ribuan menara miliknya. 

Sebanyak 3100 menara yang akan dilelang dengan harapan perusahaan akan mendapat dana segar. Berapa kira-kira dana yang didapat oleh Indosat?

Direktur Indonesia ICT Institute, Heru Sutadi mengatakan jika besaran dana yang akan didapat Indosat dari menara akan sangat bergantung pada banyak hal. 

 Tak hanya nilai tukar rupiah terhadap dolar tapi juga pemanfaatannya.

“Lelang ini akan ketat karena bisnis infrastruktur telekomunikasi sangat menjanjikan. 

Penyewanya sudah ada. 

Harganya juga bergantung pada usia menara, lokasi, harga sewa kembali, dan juga tenancy ratio,” ujar Heru, di Jakarta, Selasa, 10 September 2019.
Dia yakin akan banyak bank asing yang mau memberikan pendanaan pembelian menara yang ditaksir harga satuannya berkisar US$140 ribu atau hampir Rp2 miliar. 

Angka ini berkaca pada transaksi saat Indosat melepas 2.500 menara ke Tower Bersama (TBIG) pada 2013 lalu. 

Kala itu, nilai transaksi 2500 menara itu mencapai US$406 juta, dengan 17,98 persen atau US$73 juta dibayar dalam bentuk saham.

Selain itu, angka ini juga tak jauh berbeda dengan transaksi penjualan menara XL di 2014 dan 2016, yang melibatkan Solusi Tunas Pratama dan Protelindo. 

2014, XL Axiata menjual 3.500 menara ke Solusi Tunas Pratama dengan nilai Rp5,6 triliun. Lalu di 2016, XL kembali menjual 2500 menara ke PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) dengan nilai transaksi sekitar Rp 3,568 triliun.

Proses lelang menara Indosat sedang berlangsung dan saat ini dalam tahap due dilligence. 

Kabarnya sebanyak lima perusahaan menara ikut dalam tender diantaranya PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) melalui anak usaha Protelindo, PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel),  PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), PT Centratama Telekomunikasi (CENT), dan PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR).

 Berita ini telah di terbitkan dan bersumber dari viva


No comments:

Post a Comment