Polisi Datangi Hotel Diduga Lokasi Pilot Lion Air Pukul Karyawan - Indometro Media

Berita Terbaru

Friday, May 3, 2019

Polisi Datangi Hotel Diduga Lokasi Pilot Lion Air Pukul Karyawan

Baca Juga

Sejumlah wartawan berkumpul di luar area Hotel La Lisa Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat, 3 Mei 2019.
Sejumlah wartawan berkumpul di luar area Hotel La Lisa Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat, 3 Mei 2019.
INDOMETRO.IDAparat Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya mendatangi Hotel La Lisa di Jalan Nginden, Gubeng, Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat siang, 3 Mei 2019. 

Hotel bintang tiga itu disebut-sebut lokasi pemukulan oleh pilot Lion Air berinisial AG terhadap karyawan hotel bintang tiga itu. Polisi turun tangan setelah video main pukul itu viral di media sosial.

Pengamatan VIVA di Hotel La Lisa pada Jumat siang, seorang polisi berseragam tengah berada di pintu lobi. Sayang, petugas keamanan hotel mencegah VIVA dan beberapa wartawan lain untuk masuk sekadar melihat dan konfirmasi. Bahkan, berdiam diri di halaman lobi pun tidak diizinkan oleh petugas keamanan hotel.
Di bagian lain, sebuah mobil datang dengan membawa rombongan pramugari berseragam seperti pramugari Lion Air. "Mohon maaf, untuk media kami belum bisa memberikan kesempatan. Tadi juga sudah ada polisi. Silakan ke sana (menunjuk ke pinggir jalan keluar dari area halaman hotel)," kata seorang petugas keamanan Hotel La Lisa kepada VIVA.
Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya Komisaris Besar Polisi Rudi Setiawan membenarkan bahwa aparatnya menindaklanjuti viralnya video yang memperlihatkan seorang pilot Lion Air memukuli pegawai hotel. Peristiwa itu terjadi pada 30 April 2019.
"Polisi sudah mengidentifikasi lokasi keberadaan perisriwa tersebut. Tentunya kita akan berkoordinasi dengan pihak hotel bagaimana peristiwanya," ujarnya kepada wartawan. 
Manajemen Lion Air telah membebastugaskan sementara AG, pilotnya yang disebut-sebut sebagai orang yang memukuli karyawan hotel seperti tergambar di video yang viral. "Lion Air sudah melaksanakan aturan perusahaan dengan tidak menugaskan AG sesuai profesinya atau tidak memberikan izin tugas terbang (grounded)," ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, dalam keterangan persnya, Jumat 3 Mei 2019.(vv)

No comments:

Post a Comment