Nyoblos di TPS Dekat Rumah, Gubsu: Pemilu Aman Selama Tak Ada Provokator - Indometro Media

Berita Terbaru

Wednesday, April 17, 2019

Nyoblos di TPS Dekat Rumah, Gubsu: Pemilu Aman Selama Tak Ada Provokator

Baca Juga

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi bersama istri memberikan hak suara di TPS 46 Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor, Medan, Rabu (17/4).
MEDAN,INDOMETRO.ID  – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 46 Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor, Medan, Rabu (17/4). 

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyampaikan bahwa Sumut harus jadi contoh pemilu yang aman.
“Sumut aman dan diyakini akan aman kalau tidak diganggu atau tidak ada provokator,” ujarnya usai mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 46 Lingkungan 7, Kelurahan Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor, kemarin.
Menggunakan kemeja putih dan celana hitam, Edy datang ke TPS bersama istri, Nawal Lubis dan kedua anaknya sekitar pukul 08.15 WIB dan mencoblos 08.32 WIB.
Usai mencoblos, Edy menyampaikan keamanan harusnya terjaga karena memilih berdasarkan hati nurani. “Jadikanlah Sumut sebagai contoh, kita berdemokrasi memilih pemimpin yang amanah. Gunakan hati nurani saat mencoblos pasti tidak jadi masalah,” katanya menambahkan hak suara penting karena untuk menentukan masa depan bangsa.
Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 46 Pangkalan Masyhur Kecamatan Medan Johor, Kasyati menyebutkan, jumlah pemilih di TPS 46 ada sebanyak 172 orang. Pemilih sebanyak 172 orang itu terdiri dari perempuan 92 dan pria 80 orang. Pendaftaran pemilih, katanya sudah dibuka sejak pukul 07.00 WIB dan Gubsu Edy terdaftar di nomor urut 63. Amatan di TPS Gubsu Edy mencoblos, tidak terlihat ada yang istimewa, kecuali petugas TPS berpakaian seragam batik.
Tinjau TPS di Lapas Tanjung Gusta
Selanjutnya, Edy Rahmayadi meninjau TPS di sejumlah titik di antaranya Lapas Tanjung Gusta Medan, Rabu (17/4). Kehadirannya untuk memastikan bahwa masyarakat yang berhak memilih, bisa menggunakan hak suaranya dimanapun berada.
“Saya senang ya semua berjalan lancar dan aman. Dan wajahnya terlihat cerah semua. Kalau begini insya Allah aman,” ujar Gubernur saat meninjau Lapas Kelas I dan Lapas Wanita Kelas IIA Tanjung Gusta didampingi Kepala Kejati Sumut Fachruddin Siregar.
Dari kunjungan tersebut, Gubernur melihat proses tahapan pemungutan suara di sejumlah TPS lingkungan dalam lapas. Hanya saja dari sekitar 3 ribuan warga binaan, yang bisa memilih hanya sekitar 700-an orang saja. Hal tersebut menurutnya perlu menjadi bahan diskusi untuk perbaikan ke depan. Sebab, persoalan data pemilih dari pemilihan sebelumnya termasuk Pilgub tahun lalu masih menyisakan masalah dan belum tuntas, seperti saat ini.
“Beberapa nanti yang perlu kita diskusikan dan evaluasi. Khususnya kepada KPU, dari tahun ke tahun itu (datanya) tak sesuai, banyak sekali (tidak didata). Ini nanti yang harus kita bicarakan,” sebut Edy Rahmayadi.
Pantauan langsung di sejumlah TPS maupun laporan dari berbagai daerah kabupaten/kota, cukup tinggi meskipun pemilihan sudah berjalan tiga jam.
“Partisipasi cukup tinggi, cukup baik. Sudah separuh (setengah). Kalau setiap TPS sekitar 300 (pemilih), sekarang pukul 11.00 sudah di atas 100. Target 70 persen insya Allah dapat ini,” sebut Gubernur.
Sementara Kalapas Tanjung Gusta Budi Argap Situngkir menyayangkan kurang efektifnya komunikasi mereka dengan KPU setempat. Sehingga dari sekitar 1.500-an data yang diusulkan ke penyelenggara, 600 nama disebutkan tidak valid. Dengan demikian yang tertampung hanya sekitar 700-an. **

Tinjau Dua TPS di Binjai
Berikutnya, Edy Rahmayadi yang meninjau dua TPS masing-masing nomor 27 dan 28 di Jalan T Amir Hamzah, Kelurahan Jatimakmur, Binjai Utara, Rabu (17/4).
Unsur forkopimda Kota Binjai, seperti Wali Kota Binjai, H Muhammad Idaham, Ketua PN Fauzul Hamdi, Kajari Binjai Victor Antonius, Kapolres AKBP Nugroho Tri Nuryanto, Komandan Batalyon Raider serta Arhanudse hingga Dandim Langkat dan Danyon A Brimob, Ketua KPU, Bawaslu Binjai, ikut menyambut Gubsu.
Usai meninjau, Edy menyatakan, antusias tinggi diperlihatkan masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya pada Pemilu serentak 2019 ini. “Saya lihat antusias masyarakat tinggi. Proses pemilu berjalan dengan baik. Insyaallah semua lancar, sehingga lahir pemimpin yang amanah,” kata Edy.
Meski demikian, mantan Danyon Raider 100/PS ini menilai, ada yang perlu diberi perhatian dalam proses penyelenggaraan pemilu di Lapas. Menurut dia, butuh dilakukan evaluasi pemilih di Lapas.
Kata dia, banyak warga Lapas yang tidak terakomodir hak pilih dalam pesta demokrasi 2019. “Tugas masyarakat Sumater Utara hari ini mencoblos. Setelah itu, nanti ada yang bertugas untuk rekapitulasi. Siapa paling banyak suara, itu yang menang. Itu aturannya,” ujar dia.
“Insyaallah optimis aman dan kondusif. Saya keliling 33 kabupaten dan kota, masih aman,” sambung dia.
Wali Kota Binjai, H Muhammad Idaham menyatakan, warga Kota Rambutan diharapkan dapat menjaga keharmonisan selama pelaksanaan pemilu bergulir. Antusias masyarakat, kata Idaham, cukup tinggi dalam menggunakan hak pilihnya.


“Kita pantau mulai dari tadi malam, persiapan kita baik. Sampai sekarang di Kota Binjai tidak ada masalah. Lancar semua. Pelaksanaan hari ini kita tinjau masih belum ada masalah. Insyaallah aman damai,” pungkas Idaham. (sp)

No comments:

Post a Comment