Reduce bounce ratesindo Maskapai Tidak Peduli Imbauan Kemenhub, Harga Tiket Pesawat Masih Mahal - Indometro Media
☀️ --°C Medan
banner image

Maskapai Tidak Peduli Imbauan Kemenhub, Harga Tiket Pesawat Masih Mahal

ilustrasi
INDOMETRO.IDHarga tiket pesawat di Indonesia sampai saat ini masih belum mengalami penurunan yang signifikan. Banyak masyarakat yang merasa tiket pesawat masih kemahalan.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan ada beberapa penyebab masih mahalnya harga tiket pesawat domestik di Indonesia.
Mantan Dirut Angkasa Pura II (AP II) itu mengatakan, penyebab pertama yang membuat masih mahalnya harga tiket pesawat karena maskapai tidak melaksanakan imbauan dari Kementerian Perhubungan.
“Saya kemarin sifatnya imbauan untuk menetapkan surprice. Tampaknya, himbauan itu tidak dipenuhi secara maksimal,” kata Budi di komplek Istana, Jakarta, Senin (22/4).
Imbauan yang telah diterbitkan adalah mengenai penerapan surprice atau harga tertentu berjenjang. Lalu ada juga imbauan penurunan batas atas.
Hanya saja, imbauan tersebut tidak dilaksanakan dengan baik oleh para maskapai. Padahal, kata Budi, jika itu diterapkan maka ada penurunan harga tiket sekitar 15%.
“Kan alternatifnya dua. Satu surprice, atau menurunkan batas atas. Tapi yang ideal itu saya tidak lakukan itu, dia lakukan perubahan harga. Itu yang paling ideal. 
Satu kedewasaan saya memberikan suatu fleksibilitas, mereka lakukan. Karena kalau saya sudah teken itu, berlanjut,” ujar dia.
Imbauan selanjutnya, adalah mengenai maskapai menyediakan harga tiket berdasarkan subclass. 
Subclass merupakan golongan dalam tiket pesawat di setiap kelas penerbangan. Misalnya, untuk penerbangan first class, ada subclass F dan P, yang merupakan tiket dengan harga termahal (full fare).
Sementara, di kelas bisnis dan eksekutif, ada kode subclass J dan C yang merupakan tiket dengan harga termahal (full fare). Di kelas ekonomi, umumnya, menggunakan kode subclass Y.
Meski demikian, Budi mengaku tidak bisa memberikan sanksi kepada para maskapai nasional yang tidak menerapkan imbauan tersebut.
“Mereka selama ini secara legal, nggak salah karena itu belum saya terapin. Kalau surprice saya tetapin, kalau batas atas saya tetapkan, menjadi salah,” tegas dia.


Untuk menyelesaikan permasalahan harga tiket ini, Budi Karya akan memanggil para bos maskapai penerbangan di Indonesia, mulai dari Garuda Indonesia sampai Lion Air. (sp)

Posting Komentar untuk "Maskapai Tidak Peduli Imbauan Kemenhub, Harga Tiket Pesawat Masih Mahal"

Berita Terkini

UPDATE BERITA
Berita Terbaru LIVE
  • Memuat berita...
Berita Terkini UPDATE
  • Memuat berita...
Ads :

INDOMETRO MEDIA

Media promosi untuk bisnis, usaha, produk dan jasa Anda

SLOT IKLAN
📢
PASANG IKLAN DI SINI

Promosikan bisnis, produk atau jasa Anda melalui INDOMETRO MEDIA.

Harga mulai Rp50.000
Klik untuk informasi & pemesanan
PROMO
📣
PASANG IKLAN DI SINI

Jadikan brand Anda lebih dikenal oleh pembaca INDOMETRO.

Harga mulai Rp50.000
Klik untuk informasi & pemesanan
BUSINESS
💼
PASANG IKLAN DI SINI

Pilihan promosi untuk UMKM, perusahaan dan pelaku usaha.

Harga mulai Rp50.000
Klik untuk informasi & pemesanan
PREMIUM
🚀
PASANG IKLAN DI SINI

Tingkatkan visibilitas brand Anda bersama INDOMETRO MEDIA.

Harga mulai Rp50.000
Klik untuk informasi & pemesanan