Reduce bounce ratesindo Switching Yusril, Dianggap Tak Penting Prabowo, Dirayu Jokowi - Indometro Media
☀️ --°C Medan
banner image

Switching Yusril, Dianggap Tak Penting Prabowo, Dirayu Jokowi

<i>Switching</i> Yusril, Dianggap Tak Penting Prabowo, Dirayu Jokowi
Yusril Ihza Mahendra
INDOMETRO.ID -  Yusril Ihza Mahendra. Nama tersebut kembali diperbincangkan publik akhir ini. Selama ini kiprah Yusril sebagai advokat sudah tak diragukan lagi. Namun perjalanan Yusril yang switching atau berpindah kubu cukup menarik perhatian.

"Politik kita memang sukar dijelaskan dengan teori-teori politik kontemporer. Inilah realitas politik kita, di mana batas-batas ideologi menjadi tak berarti," ujar pengamat politik dari UIN Syarief Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno, kemarin (Senin, 5/11).

Yusril sebagai tim penasihat hukum Jokowi-Ma'ruf menunjukkan  kubu Prabowo tampak mengabaikan upaya politik pakar hukum tata negara itu.

"Saya termasuk yang tidak terkejut dengan sikap Yusril. Saya kira itu menjadi pilihan dia yang paling realistis," papar, pengamat Politik Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma) Said Salahudin. 

Menurut Said, sejak awal Yusril sebenarnya sudah berusaha menunjukkan sikap untuk mendukung Prabowo Subianto. Tetapi kubu Prabowo sepertinya tidak menganggap Yusril sebagai faktor yang penting.

BACA JUGA:

Pemerintah Akan Gelar Acara Doa Dan Tabur Bunga


"Begitu pula pada saat dilakukan pembahasan mengenai calon pendamping Prabowo, Yusril dan partainya juga seolah dianggap tidak penting. Menurut Yusril PBB kala itu tidak diajak bicara," jelas Said.

Padahal, sambung Said, Yusril dan PBB sebetulnya punya kecenderungan untuk mendukung pasangan Prabowo-Sandi. Gelagat politiknya menunjukkan begitu.

"Nah, situasi itulah yang saya lihat dimanfaatkan oleh kubu Jokowi untuk mendekati Yusril. Mereka sangat jeli dalam melihat peluang. Maka di situlah muncul titik singgungnya," kata Said.

"Mungkin saat itu Yusril berpikir buat apa membela orang atau kelompok yang justru tidak peduli atau bahkan meremehkan dirinya. Jadi lebih baik membela orang atau kelompok lain yang menunjukan sikap sebaliknya," demikian Said. (rmol)

Posting Komentar untuk " Switching Yusril, Dianggap Tak Penting Prabowo, Dirayu Jokowi"

Berita Terkini

UPDATE BERITA
Berita Terbaru LIVE
  • Memuat berita...
Berita Terkini UPDATE
  • Memuat berita...
Ads :

INDOMETRO MEDIA

Media promosi untuk bisnis, usaha, produk dan jasa Anda

SLOT IKLAN
📢
PASANG IKLAN DI SINI

Promosikan bisnis, produk atau jasa Anda melalui INDOMETRO MEDIA.

Harga mulai Rp50.000
Klik untuk informasi & pemesanan
PROMO
📣
PASANG IKLAN DI SINI

Jadikan brand Anda lebih dikenal oleh pembaca INDOMETRO.

Harga mulai Rp50.000
Klik untuk informasi & pemesanan
BUSINESS
💼
PASANG IKLAN DI SINI

Pilihan promosi untuk UMKM, perusahaan dan pelaku usaha.

Harga mulai Rp50.000
Klik untuk informasi & pemesanan
PREMIUM
🚀
PASANG IKLAN DI SINI

Tingkatkan visibilitas brand Anda bersama INDOMETRO MEDIA.

Harga mulai Rp50.000
Klik untuk informasi & pemesanan