Tergiur Beli Ponsel Murah Lewat Aplikasi Online, Asiang Malah Tertipu Rp1,5 Juta - Indometro Media

Berita Terbaru

Thursday, August 23, 2018

Tergiur Beli Ponsel Murah Lewat Aplikasi Online, Asiang Malah Tertipu Rp1,5 Juta

Baca Juga

Asiang, korban penipuan lewat iklan penjualan di aplikasi online saat membuat laporan di Polsek Medan Area/foto 
MEDAN,INDOMETRO.ID-  Sial benar nasib Asiang. Baru pertama kali mencoba berbelanja melalui aplikasi online, pria 30 tahun itu malah kena tipu. Alhasil, pria keturunan Tionghoa, ini harus menderita kerugian sebesar Rp1,5 juta.
Ditemui saat membuat laporan di Polsek Medan Area, Kamis (23/8/2018), warga Komplek Asia Mega Mas, Kel Sukaramai I, Medan Area ini menceritakan kejadian penipuan yang dialaminya berawal, ketika ia membuka akun media sosial (Medsos) Facebook miliknya.
Diberanda facebooknya, ia melihat postingan iklan penjualan handphone (ponsel) merek iPhone 6s dengan kapasitas 64 GB, seharga Rp1,5 juta. Korban pun tergiur dan langsung melakukan pemesanan.
“Saat itu aku langsung mengirim pesan ke akun pelaku yaitu ferdian_gadget. Disitu aku memastikan ulang apakah benar harga iPhone 6s kapasitas 64 GB, seharga Rp1,5 juta. Kemudian pemilik akun menjawab benar harganya segitu. Usai bersepakat harga, lalu aku disuruh mengirim uang ke rekening pelaku,” kata Asiang.
Selang dua hari mengirim uang, handphone yang dipesan korban tak kunjung datang. Mulai khawatir, Asiang mencoba menghubungi Ferdian. Namun, ketika dihubungi, Ferdian dengan santai mengatakan agar korban menunggu sampai sore. Namun, hingga sore handphone yang dipesan tak juga dikirim pelaku. Korban kemudian mencoba menelpon nomor pribadi pelaku, tapi tidak diangkat.
“Besoknya, aku kembali menghubungi pelaku. Tapi tidak diangkat-angkat juga. Lalu aku mengirim pesan ke akunnya, disitu pelaku malah memblokir akunku. Tapi, ketika aku coba buka akun pelaku pakai handphone teman, disitu tertulis bahwa barang atau handphone yang aku pesan sudah dikirim melalui jasa JNE,” ungkap korban.
Atas kejadian yang dialaminya, Asiang berharap masyarakat khususnya Kota Medan, untuk tidak mudah tergiur produk dengan harga murah yang diiklankan di media sosial atau online. Karena itu cenderung rentan dengan aksi penipuan.
“Kalau aku jeralah bang. Aku kira belanja online itu gampang dan aman-aman aja. Tapi nyatanya uang aku hilang barang tak sampai,” ujar Asiang dengan nada kesal usai membuat laporan di Polsek Medan Area.(ol)

No comments:

Post a Comment