Ticker

6/recent/Ticker-posts

Nasi Goreng Kampung dan Soto Ayam jadi Menu Favorit Atlet Asian Games

image_title
Nasi goreng
INDOMETRO.ID – Dikenal sebagai negara yang kaya akan warisan kuliner nusantara, Indonesia tentu menjadi magnet sendiri bagi para pencinta kuliner. Terlebih di ajang pesta olah raga Asian Games XVIII yang kini masih berlangsung.

Pemerintah juga seperti tak ingin melewatkan kesempatan ini untuk mengenalkan kuliner Indonesia pada para atlet berbagai negara yang tumpah di Asian Games 2018. PT Gobel Dharma Sarana Karya (GDSK), sebagai master caterer untuk makanan para atlet dan ofisial di Jakarta dan Palembang juga mengemban tugas tersebut. Selain menyajikan menu Asia lainnya, seperti menu khas Jepang, Oriental, India, Middle East, makanan Indonesia juga turut disajikan.
Uniknya, jika di hari pertama buffet station hidangan Indonesia hanya dibanjiri atlet dalam negeri, beberapa hari berikutnya justru para atlet mancanegara terlihat antre panjang di depan buffet station hidangan Indonesia. Hal ini seperti diceritakan oleh Direktur Utama GDSK, Regi Datau yang ditemui di Harris Suites fX Sudirman, Jakarta Pusat, Senin 27 Agustus 2018.
"Awalnya enggak terlalu ramai di buffet station. Hanya atlet Indonesia dan Melayu. Tapi seiring bertambah atlet, stan Indonesia jadi salah satu yang populer, antrean paling panjang di antara para atlet. Alhamdulillah banyak disukai atlet dan ofisial berbagai negara," ujarnya.
BACA JUGA :

Menu yang menjadi incaran dan laris manis di antara para atlet dari lebih 40 negara tersebut adalah nasi goreng kampung dan beberapa menu khas Indonesia lainnya.
"Paling favorit laku nasi goreng kampung yang paling sering diambil. Soto ayam juga. Kalau sudah ditampilkan selalu paling ramai. Ketiga adalah makanan Gorontalo namanya Kuah Bugis, itu juga para atlet suka. Bakso dan mie juga," kata Regi.
Sebelumnya Regi juga mengatakan bahwa buah-buahan lokal sangat disukai para atlet. Penyajian makanan dan buah khas Indonesia ini tak luput dari permintaan pemerintah yang ingin memanfaatkan ajang pesta olah raga ini sebagai media mempromosikan kekayaan kuliner, budaya Indonesia.(vv)

Artikel Terkait