TANJUNGBALAI | Indometro.id -
Turnamen Catur Terbuka se-Kota Tanjungbalai Tahun 2026 resmi ditutup Wakil Wali Kota Tanjungbalai yang diwakili Kabid Olahraga Disporapar Kota Tanjungbalai Budi Munthe, Sabtu (19/9/2026).
Kegiatan yang digelar Percasi Kota Tanjungbalai tersebut berlangsung di Ruko Simpang Jalan Lingkar DI Panjaitan, Kelurahan Sei Raja, Kecamatan Sei Tualang Raso.
Ketua Percasi Kota Tanjungbalai Andi Abdulrahim, S.E., melalui Sekretaris Abdul Haris menyampaikan apresiasi kepada 20 orang panitia yang telah bekerja keras menyukseskan turnamen yang diikuti 50 peserta dari berbagai kelurahan se-Kota Tanjungbalai ini.
"Turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah strategis untuk menjaring bibit unggul pecatur masa depan yang tangguh secara mental, kaya taktik dan matang strategi," ujar Haris.
Menurutnya, olahraga catur mendidik tentang kesabaran, kedisiplinan, kalkulasi yang matang, serta keberanian mengambil keputusan di bawah tekanan. Ia berharap akan lahir master-master baru yang mengharumkan nama Kota Tanjungbalai.
Ia juga mendorong para tokoh dan pecinta catur untuk mendirikan klub catur di daerah masing-masing yang nantinya akan disahkan melalui SK Percasi Kota Tanjungbalai, sehingga bisa digelar turnamen antar klub dan pengiriman atlet ke tingkat provinsi hingga nasional.
"Junjung tinggi sportivitas dan kejujuran. Menang dengan terhormat, kalah dengan terpuji. Gens Una Sumus, kita adalah satu keluarga di bawah naungan catur," pesannya.
Ketua Panitia Hariyanto Nasution, SE alias Eric menjelaskan, anggaran kegiatan berasal dari donatur dan pihak ketiga yang tidak mengikat. Ia berharap tahun depan turnamen dapat digelar lebih besar dengan melibatkan enam kabupaten/kota se-Sumatera Pantai Timur.
Untuk hasil kejuaraan, Juara I Dedi Arafi (Rp1 Juta), Juara II Gembira Pasaribu (Rp750 ribu), Juara III Darwis (Rp500 ribu) masing-masing plus trofi tetap. Juara IV M. Abdi Harahap (Rp350 ribu), Juara V Ridwan Siregar (Rp250 ribu), Juara VI Yusrizal (Rp200 ribu), Juara VII-XII masing-masing Rp100 ribu, dan Juara XIII-XX masing-masing Rp50 ribu.
Sementara itu Budi Munthe atas nama Pemko Tanjungbalai mengapresiasi kegiatan tersebut. "Turnamen ini bukan hanya ajang meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, melatih konsentrasi serta mengembangkan potensi olahraga catur di Kota Tanjungbalai," ucapnya.
"Selamat kepada para pemenang, bagi yang belum berhasil jangan berkecil hati dan teruslah berlatih. Dengan mengucapkan Alhamdulillahirabbil'alamin, turnamen catur ini secara resmi kami tutup," tutupnya.
Turut hadir Penasehat Kegiatan HM. Tahan Sitorus, Kompol (Purn) Dedi Endrayadi, S.H., juri Nelson Sipayung, Razali Sitorus, dan Bhabinkamtibmas Sei Raja Aipda Safaruddin Samosir. (Kabiro)

.jpg)


Posting Komentar untuk "Turnamen Catur Terbuka 2026 Tanjungbalai Resmi Ditutup"