![]() |
| Foto Istimewa Tim Media |
Tulangbawang-Indometro,Data resmi penyaluran Dana Desa tahun 2024 menampakkan gambaran yang sangat mencurigakan. Pagu anggaran mencapai Rp770.366.000, tertulis telah disalurkan sepenuhnya, namun rincian tahapan menyimpan fakta tajam.
Keadaan ini terungkap jelas: Tahap I terealisasi Rp354.552.200 (46,02%), Tahap II Rp415.813.800 (53,98%), sementara kenyataan di lapangan jauh berbeda dari apa yang dilaporkan. Hal ini memperkuat dugaan kuat bahwa pengelolaan di bawah pimpinan Kepala Kampung Karya Bakti Meraksa Aji, Edi berjalan terburu-buru, serampangan, dan hanya berorientasi pada penyerapan administrasi semata tanpa keberlanjutan program yang utuh, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan di lapangan.
Terhadap kondisi tersebut, salah satu warga setempat yang menolak disebutkan namanya memberikan pernyataan tegas. Red
“Angka di atas kertas terlihat besar dan lengkap, namun mata kami sendiri tidak melihat pembangunan maupun kegiatan yang nyata seharusnya terwujud dengan nilai sebesar itu. Kami merasakan adanya ketimpangan antara apa yang tertulis di laporan dengan kenyataan hidup yang kami rasakan sehari-hari.”
Desa berstatus "Maju" ini justru terlihat paradoks. Kegiatan yang tercantum seperti festival kepemudaan, olahraga, dan kesenian menimbulkan keraguan besar pelaksanaannya yang utuh. Mengapa penyaluran terputus dan tidak berimbang? Mengapa data tidak diperbarui.
Kepemimpinan Edi dinilai mengejar target pencatatan saja, bukan hasil nyata bagi rakyat. Ketiadaan aliran dana pada tahap ketiga menyiratkan kekacauan perencanaan, kelemahan laporan, atau sekadar menyelesaikan kewajiban permukaan tanpa tanggung jawab mendalam.
Transparansi terabaikan, seolah ada hal yang disembunyikan. Masyarakat berhak bertanya: apakah status desa ini hanya label kosong?
Sampai berita ini di terbitkan kepala kampung karya bakti tersebut belum respon WhatsApp Tim Media ini.(Robinsah)
Tim.Yantoni



Posting Komentar untuk "Angaran DD Tahun 2024 Di Sorot Kepala Kampung Karya Bakti Buang Badan "