Reduce bounce ratesindo 535 Mahasiswa Baru FIKes Unika Santu Paulus Ruteng Ikuti PKKMB, Dekan Tekankan Pembentukan Karakter, Disiplin dan Kepedulian - Indometro Media
☀️ --°C Medan
banner image

535 Mahasiswa Baru FIKes Unika Santu Paulus Ruteng Ikuti PKKMB, Dekan Tekankan Pembentukan Karakter, Disiplin dan Kepedulian

 












Ruteng, NTT, Indometro.id – Sebanyak 535 mahasiswa baru Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng mengikuti rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027.

Kegiatan yang diikuti mahasiswa baru Program Studi Sarjana Keperawatan dan Sarjana Kebidanan tersebut berlangsung secara daring selama dua hari, 2–3 September 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Dekan FIKes Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, Pater David Jerubu, SVD, mengajak para mahasiswa baru tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga mulai membangun karakter sebagai calon tenaga kesehatan.

Menurutnya, memasuki dunia pendidikan kesehatan berarti mempersiapkan diri untuk menjalankan profesi yang berhubungan langsung dengan kehidupan dan keselamatan manusia.

“Menjadi mahasiswa kesehatan bukan sekadar belajar memberikan pelayanan kesehatan, menguasai teori, melakukan tindakan klinis, atau mendapatkan nilai yang baik. Lebih dari itu, Saudara sedang dipersiapkan untuk berhadapan dengan manusia yang sedang sakit, cemas, takut, lemah, bahkan mungkin berada di titik paling sulit dalam hidupnya,” ujar Pater David dalam sambutannya.

Karena itu, ia menegaskan bahwa seorang calon tenaga kesehatan tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik. Karakter, menurutnya, menjadi bagian penting yang harus dibentuk sejak mahasiswa.

Disiplin Menjadi Dasar Calon Tenaga Kesehatan

Pater David secara khusus mengingatkan mahasiswa baru mengenai pentingnya disiplin.

Ia menjelaskan bahwa dalam lingkungan kampus, keterlambatan mungkin terlihat sebagai persoalan sederhana. Namun, ketika seseorang telah menjalankan profesi kesehatan, ketepatan waktu dan kepatuhan terhadap prosedur dapat berkaitan langsung dengan keselamatan pasien.

“Dalam dunia kesehatan, ketepatan waktu, ketelitian, kebersihan, kepatuhan terhadap prosedur, tanggung jawab, dan konsistensi bukan sekadar aturan kampus. Semua itu dapat menyangkut keselamatan manusia,” tegasnya.

Ia pun mengajak mahasiswa membiasakan diri hidup disiplin sejak awal masa perkuliahan, mulai dari datang tepat waktu, menyelesaikan tugas, menaati aturan akademik, menjaga kebersihan hingga bertanggung jawab terhadap setiap amanah.

Pater David memberikan satu pesan yang diharapkan dapat menjadi pegangan mahasiswa selama menjalani pendidikan.

“Disiplin yang dibangun ketika menjadi mahasiswa akan menjadi keselamatan yang dijaga ketika menjadi tenaga kesehatan,” ungkapnya.

Pasien Harus Dipandang sebagai Manusia

Selain disiplin, Dekan FIKes juga menekankan pentingnya caring atau kepedulian dalam diri setiap calon tenaga kesehatan.

Mahasiswa Keperawatan dan Kebidanan nantinya akan mempelajari berbagai ilmu untuk menunjang kompetensi profesional. Namun, Pater David mengingatkan agar kemampuan tersebut tidak membuat mahasiswa kehilangan sisi kemanusiaan dalam memberikan pelayanan.

“Pasien bukan sekadar nomor rekam medis. Pasien bukan sekadar kasus. Pasien bukan sekadar diagnosis,” katanya.

Di balik kondisi seorang pasien, lanjutnya, terdapat manusia yang memiliki keluarga, harapan, ketakutan dan keinginan untuk mendapatkan kesembuhan.

Karena itu, tenaga kesehatan dituntut mampu mendengarkan, berkomunikasi dengan santun, menghargai martabat pasien serta memberikan pelayanan tanpa membeda-bedakan latar belakang.

Menurut Pater David, pelayanan kesehatan yang baik tidak hanya ditentukan oleh tindakan medis yang tepat, tetapi juga oleh cara tenaga kesehatan memperlakukan pasien.










FIKes Ingin Bentuk Tenaga Kesehatan Berkarakter

Pater David mengatakan, pendidikan di FIKes Unika Santu Paulus Ruteng tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang menguasai ilmu kesehatan.

Mahasiswa juga diharapkan memiliki integritas, empati, kedisiplinan, tanggung jawab serta semangat untuk melayani masyarakat.

Ia mengajak mahasiswa untuk tidak menjadikan nilai akademik sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan selama menempuh pendidikan.

“Jangan hanya bertanya, ‘Berapa nilai yang akan saya dapat?’ Tetapi tanyakan juga, ‘Manusia seperti apa yang sedang saya bentuk dalam diri saya?’,” pesannya.

Ia menilai nilai akademik memang akan tercatat dalam transkrip, tetapi karakter seseorang akan terlihat dari bagaimana ia memperlakukan orang lain.

PKKMB Jadi Awal Perjalanan Mahasiswa Baru

Lebih lanjut, Pater David berharap PKKMB tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial untuk memperkenalkan lingkungan kampus, dosen, program studi maupun aturan akademik.

Ia mendorong mahasiswa menjadikan momentum tersebut sebagai titik awal untuk membangun kebiasaan dan karakter baru selama menjalani pendidikan di FIKes.

Ada tiga komitmen yang ditawarkan kepada mahasiswa baru, yakni belajar dengan sungguh-sungguh, menjalani kehidupan secara disiplin dan bertanggung jawab, serta menjadi pribadi yang peduli dan siap melayani sesama.

“Jika tiga hal ini Saudara pegang dengan konsisten, saya percaya Saudara bukan hanya akan menjadi mahasiswa yang berhasil secara akademik, tetapi juga akan tumbuh menjadi tenaga kesehatan yang profesional dan manusiawi,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Pater David menyampaikan ucapan selamat datang kepada 535 mahasiswa baru yang kini memulai perjalanan akademik di FIKes Unika Santu Paulus Ruteng.

Ia mengajak mahasiswa menjadikan kampus bukan sekadar tempat memperoleh gelar, melainkan ruang untuk belajar, bertumbuh, membangun karakter dan menemukan makna pengabdian.

“Be competent in your knowledge, be disciplined in your work, and be caring in your heart,” pesannya.

“Jadilah mahasiswa yang cerdas pikirannya, disiplin tindakannya, dan peduli hatinya. Selamat datang para calon tenaga kesehatan masa depan. Belajarlah dengan tekun. Hiduplah dengan disiplin. Layani dengan hati,” pungkas Pater David.

PKKMB FIKes Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng Tahun Akademik 2026/2027 kemudian secara resmi dibuka dengan harapan para mahasiswa baru mampu menjalani proses pendidikan dengan semangat belajar, kedisiplinan serta jiwa pelayanan.     (****)


Posting Komentar untuk "535 Mahasiswa Baru FIKes Unika Santu Paulus Ruteng Ikuti PKKMB, Dekan Tekankan Pembentukan Karakter, Disiplin dan Kepedulian"

PELUANG TIAP DAERAH 1 ?