Blangkejeren. Indometro. Id - Dalam rangka memperingati Hari Damai Aceh pada tanggal 15 Agustus 2026, SMA Negeri Seribu Bukit Kabupaten Gayo Lues menggelar kegiatan pembacaan Surah Yasin, do'a bersama, dan bakti sosial
Kegiatan yang dibuka oleh kepala sekolah dan diikuti seluruh guru, tenaga kependidikan serta para siswa dengan suasana khidmat itu berlangsung di sekolah setempat, Jum'at (14/8/20206).
Kepala SMA Negeri Seribu Bukit, Abu Rahman, M.Pd mengatakan, kegiatan ini merupakan sebagai wujud refleksi spiritual sekaligus penguatan nilai-nilai perdamaian dalam kehidupan bermasyarakat.
Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Daerah Gayo Lues ini menyampaikan, bahwa peringatan "Hari Damai Aceh" bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk menanamkan karakter toleransi dan kepedulian sosial sejak dini di lingkungan pendidikan.
"Namun perdamaian sejati tidak hanya tercipta dari ketiadaan konflik, tetapi juga dari aksi nyata saling membantu antarwarga. Melalui yasinan, do'a bersama dan bakti sosial hari ini, kita belajar bahwa kedamaian harus dipraktikkan, bukan hanya diingat," ujar Rahman.
Dijelaskannya, pembacaan Surah Yasin dipimpin langsung oleh, Ali Insan SPd yang bertindak sebagai pemimpin do'a. Suasana hening dan penuh kekhusyukan menyelimuti halaman kantor saat ratusan suara bergema membaca ayat-ayat suci Al-Qur'an.
Rahman mengungkapkan, do'a bersama yang dipanjatkan setelahnya khusus ditujukan untuk keberkahan tanah Aceh, keselamatan bangsa, serta kesuksesan para pelajar dalam menuntut ilmu dan mengamalkan nilai-nilai perdamaian.
Ia menuturkan, selesai kegiatan yasinan di sekolah, rombongan guru dan siswa bergerak menuju Masjid Kampung Cinta Maju, Kecamatan Blangpegayon untuk melaksanakan kegiatan bakti sosial.
Katanya, di sana semua peserta melakukan pembersihan area masjid, penyortiran barang layak pakai, serta penyerahan bantuan sembako kepada jamaah dan warga sekitar yang membutuhkan.
"Kegiatan ini menjadi implementasi langsung dari pesan perdamaian yang disampaikan sebelumnya, yaitu bahwa kedamaian tumbuh dari empati dan gotong royong lintas komunitas," tandas kepala sekolah.
Diharapkannya, melalui rangkaian kegiatan ini, SMA Negeri Seribu Bukit menegaskan komitmennya untuk terus mengintegrasikan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal Aceh.
Rahman menambahkan, kolaborasi antara ibadah ritual (yasinan) dan ibadah sosial (bakti sosial) diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya saleh secara pribadi, tetapi juga berkontribusi nyata bagi kerukunan dan kesejahteraan masyarakat Gayo Lues.(*)




Posting Komentar untuk "Peringati Hari Damai Aceh, SMAN Seribu Bukit Gelar Yasinan, Do'a Bersama dan Bakti Sosial"