Oleh : Zulkifli, M.Pd Kepala SMAN 1 Lhoksukon
![]() |
| Zulkifli, M.Pd |
Pesan ini ditujukan kepada seluruh Warga Sekolah SMAN 1 Lhoksukon : Kepala Sekolah, Guru, Tenaga kependidikan, petugasLayanan Khusus, dan semua murid.
Sering kali kita berpikir, "Itu bukan sampah saya," atau "Nanti ada petugas yang membersihkannya." Padahal, sikap seperti itu justru membuat lingkungan menjadi kotor dan rasa tanggung jawab semakin memudar. Sebaliknya, seseorang yang dengan sukarela memungut sampah menunjukkan bahwa ia memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan menghargai kenyamanan bersama.
Dalam Islam, kebersihan merupakan bagian dari keimanan. Rasulullah ﷺ mengajarkan bahwa menyingkirkan sesuatu yang membahayakan atau mengganggu dari jalan adalah salah satu bentuk sedekah. Artinya, tindakan kecil seperti memungut sampah bukan sekadar menjaga kebersihan, tetapi juga bernilai ibadah apabila dilakukan dengan niat yang ikhlas.
Di lingkungan sekolah, kebiasaan ini perlu menjadi budaya. Murid tidak menunggu guru menyuruh. Guru tidak menunggu kepala sekolah mengingatkan. Tenaga kependidikan pun memberikan teladan melalui tindakan nyata. Ketika semua warga sekolah memiliki kesadaran yang sama, sekolah akan menjadi tempat yang bersih, sehat, nyaman, dan menyenangkan untuk belajar.
Karakter yang kuat tidak dibentuk oleh pengawasan, melainkan oleh kebiasaan melakukan hal yang benar meskipun tidak ada yang melihat. Memungut sampah tanpa menunggu perintah adalah latihan sederhana untuk membangun disiplin, tanggung jawab, kepedulian, dan integritas.
Mari mulai dari diri sendiri. Jika melihat sampah, pungutlah. Jangan bertanya siapa yang membuangnya, tetapi tanyakan kepada diri sendiri, "Apa yang bisa saya lakukan agar lingkungan ini menjadi lebih baik?" Dari tindakan kecil itulah lahir budaya besar, dan dari budaya itulah tercipta generasi yang peduli terhadap sesama dan lingkungannya..
Mari samakan persepsi agar tujuan dimaksud bisa tercapai dan tidak terulang kembli.
Ketahuilah bahwa Kebesihan setengah dari Imam. Oleh karenanya laksanakanlah dengan hati yang ikhlas sambil mendidik murid terbiasa dan suka berada di lingkungan bersih dan sehat.



Posting Komentar untuk "Memungut Sampah Tanpa Menunggu Perintah"