Reduce bounce ratesindo Kandas di Perairan Grogot, Evakuasi Tanker Tiongkok MT Chang Hang Zi Jing Masih Tertahan Menunggu KUPP Kab. Paser - Indometro Media
☀️ --°C Medan
banner image

Kandas di Perairan Grogot, Evakuasi Tanker Tiongkok MT Chang Hang Zi Jing Masih Tertahan Menunggu KUPP Kab. Paser

Caption: Kapal berbendera Tiongkok, MT Chang Hang Zi Jing Kandas Diperairan Kabupaten Paser

PASER, indometro.id — Sebuah kapal tanker berbendera Tiongkok, MT Chang Hang Zi Jing, dilaporkan kandas di atas terumbu karang di perairan Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Insiden yang terjadi di perairan Tanah Grogot tersebut menyita perhatian publik dan otoritas maritim setempat.

Kapal CHANG HANG ZI JING (IMO 9406386, MMSI 414568000) adalah kapal tanker produk minyak yang dibangun pada tahun 2009 (berusia 17 tahun) dan saat ini berlayar dengan bendera Tiongkok. Kapal tersebut bermuatan penuh dengan total kargo 29.575,686 metrik ton LSFO-V1250 dan 362,4 metrik ton bahan bakar minyak (fuel oil) di atas kapal dari pelabuhan Balikpapan.

Diduga mengalami kegagalan navigasi saat melintas diperairan Kab. Paser hingga tersangkut di area terumbu karang pada koordinat Lintang 02°22,98' S dan Bujur 116°56,78' E. Timur atau 64 mil laut Kab. Paser dan 67 mil laut selatan balikpapan

Berdasarkan pemantauan Maritime Command Center (MCC) via data satelit pelayaran, kapal jenis Chemical/Oil Products Tanker tersebut tercatat sempat sandar di Pelabuhan Pertamina Balikpapan pada 31 Juli dan mulai berlayar menuju Singapura pada 2 Agustus.

Namun, pada 3 Agustus pukul 01.16 WITA, status AIS (Automatic Identification System) kapal berubah menjadi aground (kandas) pada koordinat Lintang 02°22,98' S dan Bujur 116°56,78' E dengan kemiringan 0,28 derajat.

Penanganan kandasnya kapal tanker berbendera Tiongkok, MT Chang Hang Zi Jing (IMO: 9406386), di perairan Tana Grogot, Kabupaten Paser, terus bergulir.

Meski kondisi seluruh tangki kapal yang bermuatan LSFO (Low Sulfur Fuel Oil) Sampai saat ini, belum diketahui persis dugaan adanya tumpahan minyak atau pencemaran di area kapal. Sesuai informasi yang dihimpun ada permintaan oil boom (alat apung pemisah minyak dengan air laut, red).

Serangkaian fakta dan data lalu lintas pelayaran justru memunculkan tanda tanya besar. Pernyataan dari data pelacak satelit tersebut berseberangan dengan keterangan resmi manajemen Pertamina.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, yang dikutip dari harian jurnal melalui pesan singkatnya, pihaknya tidak menjual bahan bakar minyak berjenis LSFO (Low Sulphur Fuel Oil).

"Kita tidak jualan LSFO," pesan singkat Edi Mangun.

Ia menyampaikan kapal Chang Hang Zi Ji tidak ada dalam daftar list kapal yang membawa cargo (PPN) Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan.

Caption:Kapal berbendera Tiongkok, MT Chang Hang Zi Jing hingga saat ini masih berada di perairan kab. Paser dan belum dilakukan evakuasi Penyelamatan oleh pihak Otoritas KUPP Kelas II Kab. Paser

"Kapal Chang Hang Zi Ji tidak ada dalam list kapal yg membawa cargo PPN Regional Kalimantan," kata Edi.

Lebih lanjut, pihak Pertamina menegaskan tidak menjual maupun mendistribusikan bahan bakar jenis LSFO (Low Sulfur Fuel Oil) dari fasilitas mereka di Balikpapan.

Hal ini diperkuat oleh data Pusat Data SIMLALA (Sistem Informasi Manajemen Lalu Lintas Angkutan Laut) yang menunjukkan bahwa kapal tersebut belum mengantongi izin PKK (Persetujuan Kedatangan Kapal) untuk singgah di pelabuhan Indonesia.

Update Teknis Lapangan dan Rencana Penyelamatan Masih menunggu kedatangan kapal penarik Royal Ray 7 dari Lamongan yang membawa kru salvage tambahan. Armada ini diestimasi tiba di lokasi pada 20 Agustus 2026.

Kondisi teknis kapal saat ini mencatatkan draft haluan sebesar 6,9 meter dan buritan 9,7 meter (trim mengecil ke 2,73 meter). Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, peralatan pencegahan pencemaran berupa oil boom telah disiagakan di sekitar lokasi.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Tanah Paser, Rahman Rani, saat dikonfirmasi tidak berada di kantornya dan belum memberikan jawaban pasti terkait langkah konkret maupun ketegasan sanksi hukum dari instansi yang dipimpinnya.

Padahal, KUPP Tanah Paser merupakan otoritas utama yang bertindak dan menangani langsung dinamika lapangan atas insiden maritim tersebut.

(fbn/red***)

Posting Komentar untuk "Kandas di Perairan Grogot, Evakuasi Tanker Tiongkok MT Chang Hang Zi Jing Masih Tertahan Menunggu KUPP Kab. Paser"

PELUANG TIAP DAERAH 1 ?