SENTANI, 26 Juli 2026 – Halaman bekas SD Yabaso di Kampung Yabaso, Kecamatan Sentani, Kabupaten Jayapura, kembali dipenuhi suara anak-anak. Tawa, canda, dan semangat belajar yang sempat pudar kini hadir lagi.
Hari itu, Satgas Pasgat Pamtas RI–PNG 2026 dari Batalyon Parako 464 Pasgat dengan baret jingga kebanggaannya datang berkunjung. Kedatangan para prajurit langsung disambut antusias. Bagi anak-anak Yabaso, halaman ini bukan tempat asing. Di sinilah dulu mereka pernah duduk belajar bersama.
Tanpa menunggu lama, kegiatan pun dimulai. Prajurit Batalyon Parako 464 Pasgat yang tergabung dalam Satgas Pasgat Pamtas RI–PNG 2026 membagikan buku dan pensil kepada anak-anak. Sambil duduk melingkar di atas rumput, mereka kemudian memberikan pelajaran singkat, motivasi, hingga mengajak bermain tebak-tebakan pelajaran. Suasana makin cair dengan cerita-cerita lucu dari para prajurit yang membuat anak-anak tertawa lepas.
Kegiatan ditutup dengan pembagian jajanan. Wajah-wajah ceria anak-anak menjadi bukti bahwa kepedulian kecil dapat menghadirkan kebahagiaan besar.
“Kami ingin hadir tidak hanya sebagai penjaga, tetapi juga sebagai sahabat dan pengingat bahwa semangat belajar harus terus dijaga,” ujar perwakilan Batalyon Parako 464 Pasgat yang bertugas dalam Satgas Pasgat Pamtas RI–PNG 2026.
Bagi warga, kehadiran prajurit Batalyon Parako 464 Pasgat hari itu lebih dari sekadar kegiatan. Ini adalah cara untuk menghidupkan kembali semangat di tempat yang dirindukan.
Dengan semangat kebersamaan itu, halaman sekolah Yabaso kembali hidup. Bukan karena bangunannya, tetapi karena ada orang-orang yang mau hadir, mengajar, dan menumbuhkan harapan. Melalui pengabdian para prajurit Batalyon Parako 464 Pasgat, TNI terus menunjukkan bahwa menjaga perbatasan juga berarti menjaga masa depan generasi penerus bangsa melalui kepedulian dan pendidikan.
Beranda
/ Halaman Sekolah Yabaso Hidup Lagi, Saat Baret Jingga Pasgat Pulangkan Rindu Belajar Anak





Posting Komentar untuk "Halaman Sekolah Yabaso Hidup Lagi, Saat Baret Jingga Pasgat Pulangkan Rindu Belajar Anak"