Reduce bounce ratesindo Dugaan Jual Beli Titik SPPG di Gadingrejo Mencuat, Dua Dapur Gunakan Nomor ID yang Sama - Indometro Media
☀️ --°C Medan
banner image

Dugaan Jual Beli Titik SPPG di Gadingrejo Mencuat, Dua Dapur Gunakan Nomor ID yang Sama


Pringsewu, indometro .id– Dugaan adanya praktik jual beli titik pembangunan dapur MBG di Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, mencuat setelah ditemukan dua dapur SPPG yang diduga menggunakan nomor identitas (ID) yang sama. Temuan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai mekanisme penetapan titik serta pengawasan dalam pelaksanaan program tersebut.

Sejumlah pihak mulai dimintai klarifikasi untuk mengetahui penyebab munculnya dugaan tersebut. Salah satunya adalah seorang oknum SPPI, Ari Maulana yang diketahui berada di lokasi pembangunan salah satu dapur SPPG.

Saat dikonfirmasi pada Sabtu (4/7/2026), Ari Maulana membenarkan dirinya melakukan monitoring terhadap pembangunan dapur tersebut.

"Karena dimintai bantuan untuk cek, apakah sudah betul dan sesuai juknis maka kami bantu. Kita memastikan bahwa pembangunan sudah sesuai atau belum. Tidak ada larangan untuk itu," ujar Ari.

Menurutnya, keberadaan dirinya di lokasi pembangunan semata-mata atas permintaan rekannya bernama Fiana untuk membantu melakukan pengecekan teknis agar pelaksanaan pembangunan sesuai dengan petunjuk teknis (juknis).

Ia juga menegaskan bahwa tugasnya hanya sebatas melakukan monitoring. Setelah itu, koordinasi selanjutnya menjadi kewenangan koordinator kecamatan (Korcam).

"Kami hanya monitoring, selanjutnya mereka yang koordinasi dengan Korcamnya," tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Kecamatan Gadingrejo, Miftah Nur Hasanah, mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti informasi tersebut dengan turun langsung ke lokasi pembangunan dan menemui pemilik bangunan.

Selain itu, pihaknya juga berupaya melakukan koordinasi dengan pihak mitra yang terkait dalam pembangunan dapur SPPG. Namun hingga saat ini, mitra yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.

"Saya sudah turun ke lokasi menemui pemilik bangunan. Sementara ke pihak mitra saya berusaha melakukan koordinasi melalui nomor kontaknya, namun belum ada jawaban," kata Miftahul.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi yang menjelaskan penyebab adanya dugaan dua dapur SPPG menggunakan nomor ID yang sama. Belum dapat dipastikan pula apakah kondisi tersebut disebabkan oleh kesalahan administrasi, kekeliruan pendataan, atau faktor lainnya.

Media ini masih berupaya menghimpun keterangan dari pihak-pihak terkait, termasuk pengelola program dan mitra pelaksana, guna memperoleh penjelasan yang utuh mengenai temuan tersebut.(*)

Posting Komentar untuk "Dugaan Jual Beli Titik SPPG di Gadingrejo Mencuat, Dua Dapur Gunakan Nomor ID yang Sama"

PELUANG TIAP DAERAH 1 ?