MEDAN | Indometro.id –
Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim melakukan kunjungan kerja dan audiensi dengan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution. Pertemuan digelar di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Rabu (24/6/2026).
Turut mendampingi Wali Kota sejumlah jajaran Organisasi Perangkat Daerah, antara lain Kepala Bapperida Mariani, Kadis PUTR Tety Juliani Siregar, Kadishub Elvandia, Kadis Kesehatan Safrina Yanti Harahap, Kadis Kominfo Indra Adiguna, dan Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Damayanti Lingga.
Pertemuan ini merupakan bagian dari diskusi dan konsolidasi Pemerintah Kota Tanjungbalai dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Fokus pembahasan terkait program-program pembangunan prioritas di Kota Tanjungbalai.
Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai program strategis pembangunan, meliputi Program Hasil Terbaik Cepat Provinsi Sumut. Di antaranya perbaikan sarana dan prasarana sekolah SD dan SMP, serta penguatan layanan kesehatan melalui pemeriksaan kesehatan gratis dan penuntasan kasus TBC.
Pembahasan juga mencakup peningkatan infrastruktur jalan, sanitasi, dan drainase guna mendukung percepatan pembangunan. Selain itu, program bantuan nelayan dan UMKM untuk menghilangkan kemiskinan absolut turut menjadi agenda utama.
Pemko juga memaparkan program pemberian makanan bergizi sehat di sekolah dan pesantren, serta bantuan gizi untuk anak balita dan ibu hamil demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tanjungbalai.
Sebelumnya, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menyampaikan paparan tentang kondisi, potensi, dan perencanaan yang telah disusun, sedang berjalan, dan akan dilaksanakan di Kota Tanjungbalai.
Lebih lanjut, Wali Kota Mahyaruddin menyampaikan implementasi Program Hasil Terbaik Cepat Provinsi Sumatera Utara dan 17 program prioritas pembangunan Gubernur Sumatera Utara di Kota Tanjungbalai.
Terkait posisi Kota Tanjungbalai pada RPJMN dan RPJMD Provinsi Sumatera Utara, Wali Kota menegaskan Tanjungbalai diarahkan sebagai pusat kawasan pengembangan sentra perikanan yang mendukung kebijakan Blue Economy.
“Untuk mendukung rencana ini, Pemko Tanjungbalai melalui Bapperida saat ini sedang melakukan kajian geofisik di kawasan tersebut yang tujuannya adalah melihat sejauh mana nantinya kawasan Pulau Buaya dijadikan kawasan pengembangan sentra perikanan,” jelas Wali Kota.
Wali Kota Mahyaruddin juga menyampaikan saat ini sedang dilakukan legalisasi pulau-pulau yang ada di Kota Tanjungbalai. Proses legalisasi itu dibantu dan didukung anggarannya oleh BPN Provinsi Sumatera Utara.
“Harapannya melalui Gubernur Sumatera Utara untuk mendukung bantuan Pemerintah Provsu guna mewujudkan Tanjungbalai sebagai sentra perikanan yang ada di Provinsi Sumatera Utara,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Bobby Nasution menyampaikan komitmen Pemprov Sumut untuk terus mendorong pembangunan yang merata di seluruh daerah. Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah pembangunan infrastruktur merata di wilayah Sumatera Utara, termasuk di Kota Tanjungbalai.
“Saya menyambut baik dan mengapresiasi apa yang disampaikan Wali Kota Tanjungbalai, tentunya kami sangat mendukung apa yang menjadi upaya-upaya yang telah disusun di Kota Tanjungbalai, kami siap membantu,” sebut Gubsu.
“Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus berupaya menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Program peningkatan layanan kesehatan, pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat melalui pemberian bantuan UMKM dan nelayan mengingat Kota Tanjungbalai menjadi bagian dari upaya tersebut,” ujar Bobby Nasution.
Terkait sejumlah usulan yang disampaikan, Bobby Nasution menegaskan bahwa pembangunan dan perbaikan jalan tetap menjadi prioritas Pemprov Sumut. Gubsu menyetujui tambahan dana BKP untuk drainase Jalan M. Abbas sebesar 3,5 miliar pada pergeseran 2026.
Sedangkan usulan perbaikan jalan-jalan kota di Tanjungbalai akan ditampung pada tahun 2027. Untuk pinjam pakai lahan parkir di kawasan RSUD Tengku Mansyur, Gubsu meminta Pemko Tanjungbalai melalui Dinas Kesehatan segera menindaklanjuti hal itu tahun ini.
Sementara untuk rehabilitasi Terminal Sijambi akan diupayakan terlaksana pada tahun 2027. Di akhir pertemuan, Wali Kota mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, khususnya Gubernur Sumatera Utara dalam kesempatan ini, semoga apa yang kami sampaikan bisa terwujud dalam rangka mendukung program Gubernur Sumatera Utara di Kota Tanjungbalai melalui Visi Kolaborasi SUMUT Berkah menuju Sumatera Utara yang Unggul, Maju dan Berkelanjutan,” pungkas Wali Kota Mahyaruddin Salim. (Kabiro)






Posting Komentar untuk "Wali Kota Usul Tanjungbalai Sentra Perikanan Sumut"