Reduce bounce ratesindo Menjaga Bumi dan Merawat Alam di Mata Air: Jurnalis Manggarai Gelar Penghijauan Wae Pong Waso - Indometro Media

Menjaga Bumi dan Merawat Alam di Mata Air: Jurnalis Manggarai Gelar Penghijauan Wae Pong Waso

 











Ruteng, NTT, Indometro.id — Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang mengusung tema nasional “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat,” Persatuan Jurnalis Manggarai (PRISMA) bersama lintas elemen masyarakat menggelar aksi penghijauan melalui penanaman pohon di kawasan mata air Wae Pong Waso, Kecamatan Langke Rembong, kabupaten Manggarai provinsi Nusa Tenggara Timur pada Minggu (8/2/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian HPN 2026 di Kabupaten Manggarai, setelah sebelumnya aliansi jurnalis ini melaksanakan aksi sosial pembersihan Pasar Inpres Ruteng. Aksi penghijauan tersebut tidak hanya simbol kepedulian lingkungan, tetapi juga wujud nyata komitmen insan pers dalam menjaga keberlanjutan sumber air bersih sebagai kebutuhan vital masyarakat.

Kegiatan berlangsung melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Perumda Tirta Komodo Manggarai, Pemerintah Kecamatan Langke Rembong, Kodim 1612 Manggarai, organisasi mahasiswa seperti PMKRI Ruteng dan GMNI Manggarai, Badan Eksekutif Mahasiswa Unika Santu Paulus Ruteng, STIE Karya Ruteng, STIPAS Santu Srilus Ruteng, serta pelajar dari berbagai sekolah di Ruteng.

Pers Tidak Hanya Memberitakan, Tapi Juga Bertindak

Ketua Panitia HPN 2026 Manggarai, Wilibrodus Jatam, menegaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan peran pers yang tidak hanya menjalankan fungsi jurnalistik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap keberlanjutan lingkungan.

Menurutnya, mata air Wae Pong Waso merupakan sumber kehidupan masyarakat yang harus dijaga bersama.

“Pers tidak hanya berbicara melalui tulisan, tetapi juga melalui tindakan nyata. Momentum HPN ini kami jadikan ruang mengajak masyarakat agar memiliki kesadaran kolektif menjaga lingkungan,” ujarnya.

Ia menambahkan, langkah kecil seperti penanaman pohon diyakini dapat memberi dampak besar apabila dilakukan secara berkelanjutan.










Perumda Tirta Komodo: Menjaga Mata Air Sama dengan Menjaga Masa Depan

Direktur Utama Perumda Tirta Komodo Manggarai, Marsel Sudirman, mengapresiasi inisiatif PRISMA dan seluruh pihak yang terlibat. Ia menilai penghijauan menjadi langkah strategis menjaga keseimbangan alam sekaligus memastikan keberlanjutan pelayanan air bersih bagi masyarakat Ruteng dan sekitarnya.

“Mata air tidak akan bertahan selamanya jika tidak dijaga. Penanaman pohon adalah investasi jangka panjang untuk menjaga debit air,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kerusakan lingkungan sering kali disebabkan oleh kelalaian manusia dalam merawat alam.

Pemerintah Kecamatan Apresiasi Kolaborasi Lintas Elemen

Camat Langke Rembong, Eremius Gonzaga Gau, menilai kegiatan tersebut sebagai contoh nyata kolaborasi antara pers, pemerintah, mahasiswa, pelajar, dan masyarakat.

“Mata air adalah sumber kehidupan. Jika tidak dijaga sejak sekarang, kita akan menghadapi persoalan besar di masa depan,” jelasnya.

Apresiasi serupa juga disampaikan oleh TNI. Danramil 1612-01 Ruteng, Pelda I Wayan Juniana, menyebut aksi penghijauan sebagai bukti kepedulian insan pers Manggarai terhadap kelestarian lingkungan.

GMNI dan PMKRI: Gerakan Ekologis Generasi Muda

Ketua GMNI Manggarai, Meldiyani Yolfa Jaya, menilai kegiatan ini sebagai gerakan konkret membangun kesadaran ekologis di kalangan generasi muda. Ia melihat jurnalis tidak hanya menjalankan fungsi kontrol sosial, tetapi juga menjadi penggerak perubahan.

Sementara itu, Ketua PMKRI Ruteng, Margareta Kartika, menegaskan bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab moral bersama.

“Kita semua memiliki peran menjaga rumah bersama. Mata air adalah sumber kehidupan yang harus dilestarikan,” katanya.










Pelajar Dapat Pengalaman Nyata Menjaga Lingkungan

Keterlibatan pelajar juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Ketua OSIS SMK Santo Aloysius Ruteng, Frederikus Jaino Opang, mengaku kegiatan penghijauan memberi pembelajaran langsung tentang pentingnya menjaga alam sejak dini.

“Kami belajar bahwa menjaga lingkungan tidak cukup teori, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata,” ujarnya.

Aksi penghijauan di mata air Wae Pong Waso menjadi bukti bahwa semangat Hari Pers Nasional tidak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi diwujudkan melalui aksi konkret yang memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Kolaborasi antara pers, pemerintah, mahasiswa, pelajar, dan masyarakat menunjukkan komitmen bersama menjaga sumber kehidupan demi masa depan yang berkelanjutan.       (****)


Posting Komentar untuk "Menjaga Bumi dan Merawat Alam di Mata Air: Jurnalis Manggarai Gelar Penghijauan Wae Pong Waso"

PELUANG TIAP DAERAH 1 ?