Reduce bounce ratesindo AAA Bedah Rahasia Energi Magnetik dalam Sesi 4 Blueprint Pendidikan Transformasi - Indometro Media

AAA Bedah Rahasia Energi Magnetik dalam Sesi 4 Blueprint Pendidikan Transformasi

 


Banda Aceh. Indometro. Id –
Aceh Australian Alumni (AAA) berkolaborasi dengan TDW Resources, Forum Bangun Aceh (FBA) dan SuperSchooling kembali sukses menggelar sesi ke-4 serial webinar Blueprint Pendidikan Transformasi (BPT).

Kali ini mengangkat tema yang unik namun fundamental "Detoks Hati dan Kekuatan Energi Magnetik." Acara ini menjadi magnet bagi para peserta secara webinar, Kamis (05/02/2026).

Acara ini dibuka secara resmi oleh Prof Dr Eka Srimulyani MA, merupakan guru besar UIN Ar-Raniry sekaligus tokoh akademisi internasional yang mewakili AAA. 

Dalam sambutannya, Prof Eka kepada media ini, Jum'at (6/2) ia menekankan, bahwa pembangunan SDM yang unggul harus dimulai dari penataan hati.

"Pendidikan transformasi adalah cerita tentang proses, bukan sekadar hasil, dan webinar ini adalah nutrisi inspirasi bagi hati agar energi tetap utuh dan berdaya untuk memancarkan pengaruh positif bagi lingkungan sekitar," ujarnya.

Sedangkan Ketua Umum AAA, Dr. Dyah Erti Idawati menyatakan, bahwa pembangunan manusia seutuhnya tidak boleh hanya berhenti pada kecerdasan intelektual, tetapi juga kecerdasan emosional dan spiritual.

"Kita ingin menciptakan manusia baru yang tidak hanya pintar secara strategi, tapi juga memiliki integritas dan hati yang bersih," kata Dyah 

Dikatakannya, inilah energi magnetik yang kita butuhkan untuk menarik peluang-peluang positif bagi kemajuan Aceh.

Narasumber webinar ini menghadirkan, tangan kanan Tung Desem Waringin. Bintang utama sesi ini, Yuli Safrida selaku Business Manager TDW Resources. 

Yuli tampil memukau dengan membagikan rahasia manajemen energi. Ia menjelaskan, pentingnya "jeda waktu" untuk membiarkan magnet diri bertumbuh. 

Dalam presentasinya, ia membedah 88 cara mengubah perasaan yang dihasilkan oleh hati untuk menciptakan hasil hidup yang berbeda.

Menurut Frida Pigny, founder SuperSchooling sekaligus alumni TDW dan anggota aktif AAA yang berperan sebagai fasilitator acara, mengaitkan konsep detoks hati ini dengan Axellent Method.

"Orang tua dan pendidik yang belum selesai dengan emosinya akan sulit mentransfer nilai positif kepada anak-anak. Detoks hati adalah langkah awal menciptakan lingkungan belajar yang transformatif di rumah," jelas Frida.

Lebih lanjut moderator acara ini, Nurul Asyura yang merupakan Project Coordinator FBA turut mempertegas esensi materi sore itu. 

"Hati yang bersih adalah magnet paling kuat untuk menarik peluang dan kepercayaan. Jika mesin di dalamnya kotor, sekeras apa pun kita bekerja, hasilnya tidak akan optimal," tegas Syura.

Katanya, transformasi nyata peserta keberhasilan sesi ini dibuktikan dengan testimoni emosional dari para partisipan yang hadir.

"Sesi ini benar-benar menyentuh. Saya baru sadar bahwa hambatan karier selama ini mungkin bukan karena kurang teknis, tapi karena hati yang masih penuh sampah. Terima kasih AAA, TDW, FBA, dan SuperSchooling," tulis salah seorang peserta di kolom komentar.

Diungkapkannya, materi yang disampaikan oleh Yuli dan Frida sangat sinkron. Menjaga energi magnetik ternyata bisa dimulai dari hal sederhana di rumah.

"Saya merasa lebih ringan dan siap menata ulang prioritas hidup saya," ungkap peserta lain.

Salah seorang peserta lainnya mengatakan, sangat jarang ada webinar pendidikan yang berani membedah sisi hati secara mendalam namun tetap profesional, dan sangat beruntung bisa hadir.

Kemudian moderator, Nurul Asyura menyampaikan peluang, bagi peserta yang ingin mengklaim E-Sertifikat dan mendapatkan informasi jadwal diskusi interaktif sesi 5.

Ditambahkannya, panitia mengarahkan untuk bergabung dalam group komunikasi "BPT-Webinar Hub." 

"Melalui tautan: https://tinyurl.com/BPT-Webinar-Hub atau memantau platform https://superschool.ing/transform untuk mendapatkan akses pembelajaran mandiri secara menyeluruh," pungkasnya.(*)

Posting Komentar untuk "AAA Bedah Rahasia Energi Magnetik dalam Sesi 4 Blueprint Pendidikan Transformasi"

PELUANG TIAP DAERAH 1 ?