SUBANG, INDIMETRO.ID -Hujan yang terus mengguyur wilayah Pantura Subang membuat sejumlah sungai kembali meluap menggenangi permukiman warga, Jumat (23/1/2026).
Daerah langganan banjir Desa Mulyasari Pamanukan menjadi yang terparah tergenang luapan air Sungai Kalensema yang meluap sejak semalam.
Adapun ketinggian air Sungai Kalensema yang menggenangi permukiman warga mulai dari 10-100 cm.
Berdasarkan data dari Pemerintah Desa Mulyasari Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, ada 8 dusun yang tergenang air luapan Kali Cigadung dan Kalensema.
"Permukiman warga yang tergenang di sepanjang daerah aliran Sungai Kalensema sebanyak 232 rumah," kata Kades Mulyasari, Hasanudin Masawi.
Adapun permukiman yang tergenang sebanyak 232 rumah tersebut tersebar di beberapa kampung sepanjang aliran Sungai Kalensema dan cigadung.
"Permukiman yang tergenang tersebut ada di Dusun Kedung Gede Latar, Kampung Lumbung, Kampung Pintu, Kedung Gede Kaler, Jalitri, Istal, Dusun Baru dan Dusun Mulyasari," papar Hasanuddin.
Tak hanya Sungai Kalensema yang meluap, tetapi Sungai Cigadung juga meluap dan menggenangi permukiman warga.
Sementara itu, sekalipun ratusan permukiman warga tergenang, warga masih memilih bertahan untuk tidak mengungsi.
"Sejauh ini belum ada warga yang mengungsi dan masih bertahan di rumah masing-masing," ucapnya.
Kades Mulyasari Hasanudin Masawi berharap, hujan tidak terus-menerus turun, sehingga luapan sungai ini tidak tambah besar yang bisa menyebabkan banjir
"Berharap, hujan bisa reda tak terus menerus turun, agar tidak terjadi banjir di kawasan Pamanukan. Kami juga meminta warga tetap waspada untuk antisipasi banjir, mengingat hujan masih terus mengguyur wilayah Pantura Subang," ujarnya
Sementara itu pantauan Indometro.id, Jumat (23/1/2026) siang, Sungai Cipunagara juga debit airnya mulai naik dan saat ini statusnya siaga dengan ketinggian mencapai 4,5meter.
Udin


Posting Komentar untuk "Sungai Kalensema Meluap, Ratusan Rumah di Desa Mulyasari Pamanukan Subang Terendam Banjir Hingga 1 Meter"