Indometro.id // Merangin. Pembangunan trotoar oleh pemerintah bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pejalan kaki, serta mendukung perkembangan ekonomi dan pariwisata kota. Sabtu 24 Jan 2026.
Pekerjaan torotoar dalam kota Bangko tampa di kerjakan asal jadi, hal tersebut Tampa trotoar di depan kelurahan Bangko, pasangan batu andesit tidak rapi, pecah, mudah copot, serta batu andesit melebihi badan jalan.
Pekerjaan trotoar yang tidak sesuai standar atau mengalami kerusakan cepat setelah pembangunan bisa disebabkan oleh pihak kontraktor.
Menggunakan beton dengan komposisi yang tidak tepat, pasir atau kerikil yang tidak memenuhi standar, atau material pelapis yang murahan untuk menghemat biaya dan mendapatkan keuntungan lebih besar.
Tidak mengikuti prosedur teknis yang benar seperti pengolahan dasar, pemasangan adukan pasir, sehingga struktur menjadi tidak kuat.
Mengurangi lebar, ketebalan, atau fasilitas pendukung (seperti guiding block atau drainase) yang telah ditentukan dalam rancangan pemerintah.
Masyarakat mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur publik harus mengedepankan asas efisiensi, efektivitas, transparansi, akuntabilitas, dan berkeadilan sebagaimana diatur dalam UU No. 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari KKN.
Mirza Ketua LSM Sapurata, Mirza juga meminta agar BPK RI Perwakilan Jambi segera melakukan audit investigatif terhadap proyek ini untuk memastikan tidak adanya unsur mark-up, pengurangan material, atau permainan tender yang mengarah pada praktik monopoli dan gratifikasi.
“ BPK RI Perwakilan Jambi segera melakukan audit investigatif terhadap proyek ini untuk memastikan tidak adanya unsur mark-up, pengurangan material, atau permainan tender yang mengarah pada praktik monopoli dan gratifikasi "
Lebih lanjut, ia juga mendesak agar proyek pembangunan trotoar yang diduga tidak sesuai spek dan disinyalir dikerjakan asal jadi agar Aparat Penegak Hukum melakukan penyelidikan serta kami mendesak pemerintah daerah Kab. Merangin untuk bertanggung jawab atas temuan tersebut”, desaknya.
Mereka berharap agar Inspektorat Kabupaten Merangin dan Aparat Penegak Hukum mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses pemeriksaan dan penyelidikan.
Sampai berita ini terbit belum ada konfirmasi dari pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bidang Cipta Karya, Kabupaten Merangin
Penulis: Mulyadi



Posting Komentar untuk "Proyek Pekerjaan Torotoar Kota Bangko Diduga Asal Jadi, BPK Jangan Tutup Mata dan Telinga"