Kegiatan yang ikut dihadiri Kasie Cabdisdik Wilayah Aceh Timur dan pengawas sekolah itu berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Peureulak, Senin (8/9/2025).
Ketua panitia, Nanda Saputra SPd dalam rilis dikirim ke media ini, Selasa (9/9) mengatakan, jumlah pengurus MGMP SMA yang dilantik sejumlah 18 mata pelajaran, dan MGMP SMK juga 18 mata pelajaran.
"Pengurus MGMP yang dilantik tersebut terdiri dari ketua, wakil ketua, sekretaris dan pengurus harian," sebut Nanda.
Nanda menjelaskan, acara pelantikan pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) yaitu sebagai wadah bagi guru untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, dan meningkatkan profesionalisme demi mutu pembelajaran.
Ia menuturkan, MGMP adalah organisasi atau perkumpulan guru yang memiliki mata pelajaran sama.
"Tujuannya adalah untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru baik secara individu maupun organisasi," ungkap Nanda.
Lebih lanjut Nanda menyampaikan, MGMP ini sangat penting karena organisasi yang terstruktur. Pelantikan ini memastikan ada pengurus yang jelas untuk mengelola MGMP.
Kemudian dapat menyusun program kerja. Setelah dilantik, pengurus dapat bersama-sama menyusun dan menjalankan program kerja untuk meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah, seperti yang dilakukan oleh MGMP di daerah lain.
Kacabdisdik Wilayah Aceh Timur, Rahmatsah Putra menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas pelaksanaan kegiatan yang dinilai penuh berkah dan sarat nilai silaturahmi.
Ia menyebut, forum MGMP dan MGBK sebagai sarana penting dalam meningkatkan mutu Pendidikan khususnya pada jenjang SMA, SMK dan SLB di Kabupaten Aceh Timur.
"Pentingnya soliditas dan solidaritas untuk kesatuan dan kekompakan merupakan modal utama untuk menjadi rujukan dan teladan dalam sistem pendidikan," Rahmatsah menekankan.
Ia juga menyampaikan, pentingnya MGMP dan MGBK sebagai forum aktif dan dinamis, bukan sekadar nama di atas kertas saja.
Menurutnya, MGMP dan MGBK harus menjadi penggerak utama dalam membangun peradaban pendidikan yang lebih baik.
Rahmatsah mengapresiasi cepatnya gerak kolaboratif antar sekolah jenjang menengah di Kabupaten Aceh Timur yang dinilainya mampu menjawab berbagai tantangan pendidikan.
Menutup sambutannya, Rahmatsah berharap, agar forum MGMP dan MGBK mampu menjadi contoh positif dalam menjaga kebersamaan, keharmonisan, dan marwah institusi pendidikan di sekolah.(*)




Posting Komentar untuk "Kacabdisdik Aceh Timur Lantik Pengurus MGMP dan MGBK SMA, SMK dan SLB"